Our social:

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Tool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tool. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juni 2011

Multiboot CD / DVD / USB (Flashdisk) dengan Sardu

SARDU adalah singkatan dari Short for Shardana Antivirus Rescue Disk Utility yang merupakan software aplikasi gratis yang bisa membuat CD , DVD, Flashdisk (USB) memiliki kemampuan multiboot. Multiboot maksudnya adalah bahwa CD / DVD / Flashdisk USB ini bisa diisi program bootable lebih dari 1. Contohnya dalah 1 Flashdisk yang berukuran 8 GB bisa diisi software master dari Windows 7, Windows XP, Linux (Ubuntu dll), Antivirus Rescue disk (yang bisa digunakan untuk membersihkan komputer kita jika sudah terinfeksi virus), dan software utility lainnya.
Dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, di pasaran banyak beredar netbook-netbook yang tidak dilengkapi dengan CD / DVD-ROM sehingga mau tidak mau saat install Sistem Operasi harus menggunakan DVD-ROM External. Salah satu solusi jika kita tidak mau membeli DVD External yakni kita bisa meng-install Sistem Operasi dengan menggunakan flashdisk bootable dimana sudah semua netbook keluaran sekarang didukung booting dari USB.
Selain itu, CD / DVD / Flashdisk bootable ini sangat berguna sekali jika komputer kita menghadapi masalah seperti terkena virus atau bahkan tidak bisa booting (tidak bisa masuk ke sistem operasi). Kita bisa melakukan scan terhadap virus dari device ini. Bahkan kita bisa juga melakukan backup sistem kita jika sistem kita mengalami crash. Banyak utility lain yang bisa kita manfaatkan (lengkapnya bisa baca di sarducd.it).

Sabtu, 04 Juni 2011

Membuat Bootable CD/DVD Windows XP

Pengen punya bootable CD atau DVD Operating System Windows sendiri??? Gampang aja, kalian tinggal buat sendiri menggunakan aplikasi software Nero. Kalian bisa membuat bootable CD/DVD Windows 2000, Windows XP, ataupun Windows Vista. Dalam tutorial ini saya menggunakan software Nero ver. 8.3.1.2 dan mencoba membuat DVD Windows XP sebagai contoh.
1) Persiapan
Apa aja sih yang dibutuhkan untuk membuat bootable CD/DVD Windows???
-  Software Nero harus sudah diinstal di komputer kamu tentunya.
-  Back up-an dari ISO atau CD/DVD asli Windows 2000/XP/Vista.
-  File “boot.ima (download disini)
-  Minimum tersedia 1GB free space hard disk untuk membuat CD bootable
-  Minimum tersedia 4GB free space hard disk untuk membuat DVD bootable
2) Langkah-langkah
OS Folder
1. Buat sebuah folder dengan nama OS di hard drive kamu.
(saya menggunakan hard drive C:\ dalam contoh ini)
2. Setelah itu buat 2 buah folder dengan nama BOOT dan ROOT.
-  Copy file boot.ima yang sudah kamu download tadi ke folder BOOT.
-  Copy semua file beserta folder-folder dari CD/DVD (atau extract ISO) Windows XP ke folder ROOT.
3) Jalankan/Run “Nero Burning ROM”
Option CD/DVD
Jalankan aplikasi Nero Burning ROM kamu, lalu pilih salah satu dari pilihan CD atau DVD sesuai dengan disk bootable yang ingin kamu buat. Karna akan membuat DVD bootable, saya memilih DVD tapi jika kamu mau membuat CD bootable maka pilih option CD.
Tab Boot
1. Setelah memilih option DVD, lalu pilih option “DVD-ROM (Boot) yang ada di menu sebelah kanan.
(jika kamu akan membuat CD bootable, maka kamu pilih option “CD-ROM (Boot)”) 2. Pilih/clik button Image file, Setelah itu clik tombol browse.
3. Setelah mengclik tombol browse, lalu pilih file boot.ima yang ada di folder C:\OS\BOOT\boot.ima.
4. Check “Enable expert settings (for advanced users only!).
5.
Atur “Kind of emulation:” menjadi “No Emulation.
6.
Atur “Load segment of sectors (hex!):” menjadi “0000” (nol nol nol nol).
7. Atur “Number of loaded sectors:” menjadi “4” (empat).
Setelah mengatur settingan di tab Boot, sekarang kita setting tab ISO.
Tab Iso
1. Biarkan settingan “File system” tetap “ISO 9660 + Joliet”.
2. Atur “File name length (ISO)” menjadi “Max. of 31 chars (Level 2)”. 3. Atur “Character Set (ISO)” menjadi “ISO 9660 (standard ISO CD-ROM)”. 4. Check semua “Relax restrictions”.
Setelah mensetting tab ISO, clik tab Label untuk mensetting nama disk bootable.
Tab Labels
1. Silahkan beri nama CD/DVD bootable kamu sesuai dengan nama yang kamu inginkan. Saya memberi nama DVD bootable yang saya buat dengan Fauzi WinXP SP3 sebagai contoh. Setelah mensetting nama bootable CD/DVD yang kamu inginkan, clik tab Burn.
Di tab Burn ini kamu dapat mensetting kecepatan burn/membakar CD/DVD sesuai dengan yang kamu inginkan. seperti pada gambar Tab Burn dibawah ini.
Tab Burn 1. Check “Write”. 2. Atur “Write speed” menjadi “Maximum”.
3. Atur “Number of copies” menjadi “1” (satu).
4. Setelah itu clik tombol “New”.
4) Memulai Pembakaran/burn CD/DVD Bootable Setelah meng-clik tombol New tadi kamu akan masuk ke tab ISO1_DVD – Nero Burning ROM seperti gambar di bawah ini.
ISO1_DVD – Nero Burning ROM
1. Select all semua file yang ada di folder “C:\OS\ROOT” kemudian drag/tarik ke “ISO compilation panel” (seperti gambar di samping).
2. Setelah men-drag semua file yang ada di folder “C:\OS\ROOT”, clik tombol “Burn”.
Kamu akan masuk kembali ke tab Burn setelah mengclik tombol Burn tadi.
Verifycation
1. Verify/periksa kembali tab Boot, tab ISO, tab Label, dan tab Burn yang sudah disetting tadi, jika ada yang terlupa.
2. Clik tombol “Burn” untuk memulai pembakaran/burning.
Setelah menekan tombol Burn maka proses pembakaran/burning pun dimulai.
Proses Burning
Tunggu hingga proses burning selesai, dan kamu akan punya CD atau DVD operating system Windows 2000/XP/Vista sendiri.
pointing “Please Buy Original Product Only”

Senin, 09 Mei 2011

Cara Membuat Bootable Windows XP/Vista Dengan FlashDisk

Untuk mempersingkat waktu, tenaga dan materi kali saya akan membuatkan tutorial tentang cara membuat bootable windows XPA  dengam file ISO dengan media Flashdisk. Untuk anda semua yang biasa menggunakan CD/DVD blank lebih baik anda pakai tutorial ini karena akan menghemat segalanya. Alat dan aplikasi yang diperlukan untuk membuat instalan XP menggunakan USB drive yakni:

Membuat Bootable Windows XP dari CD melalui FlashDisk

1. Siapkan 1 buah USB drive dengan kafasitas 1 – 2 GB
2. Aplikasi untuk format FlashDisk dan silakan Download DISINI
3. Program untuk membuat autorun windows XP/Vista agar bisa boot dengan flashdisk yakni WinToFlash Download
4. Jika ketiganya telah anda persiapkan, untuk langkah pertama silahkan anda format USB Drive / Flashdisk anda dengan aplikasi pada langkah No.2 setelah selesai pekerjaannya sekarang instal aplikasi WinToFlash sampai selesai.

5. Untuk windows file Path Anda harus mengklik tombol pilih lalu mencari file windows XP yang berada di CD ROM seperti screenshot ini
6. Kemudian untuk pilihan USB Drive silahkan anda klik tombol pilih lalu cari Drive flasdisk berada

7. Setelah keduanya anda pilih silahkan lanjutkan dengan menekan tombol berikutnya

Beri ceklis pada “Aku diterima syarat-syarat …..” lalu klik tombol Lanjutkan dan tunggu hingga selesai proses boot-nya. Setelah berhasil membuat Windows XP USB sekarang sudah siap digunakan untuk install komputer lewat USB, sebelumnya set bios PC agar boot dari USB Flashdisk.

Bagaimana Membuat Bootable Windows XP dari ISO melalui FlashDisk!

Anda hanya merubah langkah pada nomor 5 saja pada tutorial diatasA  untuk menggunak file iso windows XP/Vista caranya yaitu:
1. PC anda harus terinstal UltraISO jika perlu download Disini
2. Setelah ultraiso terinstal lakukan dengan klik Start > My computer >> pada devices withA  Removable storage pilih & klik kanan pada CD Drive (?) >> UltraISO >> mount

Selanjutnya cari file iso windows XP yang anda simpan di PC anda jika sudah menemukannya klik Open

Sumber

Cara Burn file ISO windows Vista/XP/7 Menjadi Autorun

Berhubung masih banyak yang belum mengerti tentang cara burning dengan file ISO image windows, saya akan memberikan tips yang sangat sederhana untuk membakar file ISO windows 7/xp/Vista supaya bootable dan silahkan ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Download Infrarecorder kemudian anda ektrak dengan winrar/7-zip (3,6 MB)
2. Instal IR sampai selesai
3. Ektrak file windows anda menggunakan winRAR/7-zip 2011 hingga menjadi file ISO Image
4. Klik ganda Infra Recorder yang berada di desktop PC anda dan tampilannya akan seperti berikut

4. Masukkan CD/DVD Blank pada DVD/CD-Rom
5. Klik tombol Write Image kemudian cari file iso windows XP/7/VistaA  pada PC anda yang akan anda burn

6. Jika telah menemukannya klik pada file iso tersebut lalu tekan tombol Open

7. Silahkan anda samakan pengaturannya sesuai dengan gambar diatas selanjutnya klik tombol OK untuk memburning
8. Tunggu hingga selesai proses pembakarannya
9. selesai dan semua OS windowsA  sekarang dapat digunakan secara autorun atau bootable.

Sumber

Cara Menghilangkan Trial 30 Hari Pada Windows Xp

Untuk menghilangkan trial pada windows XP anda membutuhkan aplikasi WGA (Windows Genuine Advantage) dan WPA KILL (Windows Product Activation). Software kecil ini dapat dipergunakan untuk menghapus trial windows XP seperti Windows 2003 & XP SP1/SP2/SP3. Cara penggunaannya WGA & WPA KILL sangat sederhana dan tidak memerlukan seorang programer silahkan ikuti langkah-langlahnya sebagai berikut:
0. Setelah anda download ektrak dengan menggunakan winRAR atau 7-zip
1. Jalankan WPA KILL (di subfolder WPA kill) => Klik “Apply/Browse” => Klik “quit”
2. Jalankan installer.bat (di subfolder WGA) => Tekan tombol 2 kali
3. Reboot PC anda.
  • Free Download WGA (Windows Genuine Advantage)
  • Free Download WPA KILL (Windows Product Activation)
  • PERHATIAN!
    Untuk cara downloadnya Anda akan diarahkan ke adf.ly kemudian tunggu 5 detik dan cari tombol SKIP AD yang berada di sebelah kanan atas monitor anda.

    Sumber

    K-Lite Codec Pack 7.10 Full Update 7.12 Build 20110413


    K-Lite Mega Codec Pack 7 & Media Player Classic

    K-Lite Codec Pack adalah kumpulan filter DirectShow, / VFW ACM codec, alat-alat Codec dan DirectShow filter diperlukan untuk encoding dan decoding audio dan video format. K-Lite Codec Pack dirancang sebagai user-friendly solusi untuk pemutaran semua file audio dan film.
    Dengan K-Lite Codec Pack Anda dapat memainkan semua format audio dan video populer dan bahkan beberapa format yang kurang umum pun dapat diatasi. Varian dasar yang berisi semua yang anda butuhkan untuk memutar semua format video file yang umum. Seperti AVI, MKV, MP4 OGM, dan FLV.
    Free Download K-Lite Codec Pack 7.10 + UPdate |18.94 MB
    Kompatibel dengan Windows 2000, XP, 2003, Vista, dan Windows 7.

    Sumber

    Jumat, 29 April 2011

    Cara membuat aplikasi portable (manual).

    Untuk membuat program portable, caranya cukup mudah. Program yang diperlukan disini adalah Winrar, tidak ada yang lain. Langkah2nya adalah sebagai berikut:

    1. Tentukan file program yang akan dibuat portable, berikut file pendukungnya (*.dll, *.ini, dsb, beserta folder2nya).

    2. Buka notepad, ketikkan nama file program (*.exe) yang akan dibuat portabel (ex:Artmoney.exe), save dengan nama "launch.bat" (tanpa tanda kutip), save ke dalam satu direktori program yang akan dibuat portable.

    3. Pilih semua file program (ctrl+a), berikut file pendukungnya (*.dll, *.ini, dsb, beserta folder2nya), ditambah dengan file "launch.bat yang baru saja dibuat. klik kanan, pilih add to archive.

    4. aktifkan pilihan create sfx archive

    5. pilih tab comment,
    masukkan perintah berikut ini
    Setup=Launch.bat
    TempMode
    Silent=1
    Overwrite=1


    6. klik ok, dah selesai....
    7. Cek Program yang telah dibuat itu di PC lain, kalau ngga jalan, berarti memang program tsb memang nggak bisa jadi portabel.

    Anda juga bisa mengganti icon program pada pilihan load icon

    Sudah segitu aja, semoga bermanfat...

    Untuk membuat program portable, bisa juga menggunakan portable application creator

    sumber

    Selasa, 22 Maret 2011

    Booting Windows XP dengan LAN. 6 Komputer hanya dengan 1 harddisk yg berisi OS.



    Gw dah ampe pegel nyari2 nya di mbah g**gle tentang cara ini. Tetep aja gak ketemu. Akhirnya gw ketemu caranya trus gw punya inisiatif bikin nie thread. Isenk2 siapa tau ada yg membutuhkan dan siapa tau ada yg bisa memberikan tambahan informasi buat gw sendiri. Maklum masih baru. hehehhehe...

    Kelemahannya hanya terbatas 5 komputer User Client. Kalo lebih harus beli license. Cocok untuk warnet kecil2an yg gak mau ribet ttg securitynya atau kantor yg IT nya males untuk dikit2 repair karena user. Sudah dicoba dgn 5 komputer Client dgn spek yg sama. Gak ada masalah. Kalau mau dgn 5 komputer Client yg beda2 ada caranya lg.

    System ini bekerja dengan cara 1 komputer server dan beberapa client. Server yg dimaksud bukan berarti windows server. Tetapi hanya sebagai pusat data untuk menyimpan booting image dengan minim os windows xp. Untuk client sebenarnya bisa untuk semua jenis windows. Tapi sudah coba berkali2 tetap yg berhasil cuma win xp.
    Jangan lupa, semua komputernya harus support LAN booting room.

    Tapi sebelumnya maap nie... :



    Yang diperlukan :
    1. Minim 2 Komputer aktif. 1 buat server program(komputer ini harus mempunyai spec yg agak bagus dari yg lainnya diutamakan RAM nya). 1 nya lg client untuk install WINDOWS pertama kali(Soalnya kalo pake Virtual PC gw yg gak bisa caranya).

    2. Sediakan Partition khusus di harddisk untuk menyimpan file2 yg digunakan untuk booting image. Syukur2 kalau ada harddisk khusus.

    3. Jaringan LAN aktif.

    4. Program CCBoot serverCCBoot Client dan Microsoft iSCSI boot client

    Setelah Disiapkan yg diatas, sekarang kita mulai. Ini untuk 5 client komputer dgn spek yg sama.

    1. Disarankan Install fresh windows XP. yg akan digunakan untuk BOOT IMAGE dari komputer client. Create partition tidak usah terlalu besar. Yg penting cukup untuk install. 10Gb jg boleh. Kalau mau diinstal semua program yg dipakai juga bisa.

    Harddisk ini nanti akan dilepas dari komputer client dan bisa digunakan untuk komputer server sebagai penyimpan data Boot Image.

    2. Setelah selesai install semua termasuk driver-driver nya, pastikan settingan LAN untuk IP address dan DNS server address di client automatically.
    Spoiler untuk LAN SETTING:


    Tambahan, untuk yg sudah menggunakan modem speedy dan terdapat DHCP server, matikan terlebih dahulu.

    3. Install "Microsoft iSCSI boot client" dengan default setting dan kemudian install "CCBoot Client" sampai muncul window baru dgn judul CCbootClient.
    Spoiler untuk CCBOOTCLIENT:


    Kemudian klik Install CCBoot Client Tunggu sampai selesai install tetapi jangan di restart dulu. Biarkan begitu saja.

    4. Kita ke komputer server. Kalau menggunakan Modem ADSL Speedy default IP modem 192.168.1.1 maka IP LAN Komputer Server disetting 192.168.1.2
    Spoiler untuk SETTING LAN SERVER:



    Install "CCBoot Server" dengan setting default. Kemudian Running CCBoot.
    Spoiler untuk CCBOOT SERVER:


    klik OPTION
    a. DHCP Server IP di isi IP komputer server.
    b. IP Allocated Start di isi mulai IP setelah IP komputer server.
    c. IP Allocated End di isi Akhir dari IP yg dimau.
    d. IP Mask di isi mask net dari IP komputer server.
    e. IP Gateway di isi dgn IP modem ADSL.
    f. DNS Address 1 di isi dgn IP modem ADSL.
    Spoiler untuk CONTOH CCBOOT SERVER OPTION:


    Kemudian ke TAB Client Default Setting.
    a. Image Server IP di isi IP komputer server.
    b. Game Server IP di isi IP komputer server.
    c. Write-back File Path di isi dengan folder dimana kapasitas harddisk yg masih banyak. Fungsinya untuk menyimpan file2 yg dijalankan client.
    d. Enable Client Cache pilih RECOMMEND pilih 2G saja.
    e. Image Save Path di isi sama dengan folder untuk Write-back File Path
    f. Disk Group Kosongkan terlebih dahulu.
    Spoiler untuk CONTOH CCBOOT SERVER OPTION:


    Setelah selesai klik OK.

    5. Kembali ke komputer client. Restar komputer client sekarang. Ganti settingan booting yg pertama ke LAN yg kedua ke harddisk. Biarkan booting selesai sampai masuk ke windows. IP dari Komputer client sudah masuk ke Komputer Server.
    Spoiler untuk CCBOOT SERVER:


    klik 2 kali pada komputer client itu untuk menampilkan settingannya.
    Berikan centang pada Enable Upload Image
    Spoiler untuk SETTINGAN CLIENT:



    6. Jalankan program CCBootClient pada komputer client.
    Isi Server IP Address dengan IP komputer server.
    Kemudian klik Upload Image dan tunggu sampai selesai.
    INGAT SETTINGAN CCBOOT pada KOMPUTER SERVER harus ENABLE IMAGE UPLOAD

    7. Setelah selesai proses UPLOAD, matikan komputer Client. Cabut harddisk. Buang !!!!!(hehehehheheeee.... bercanda).

    8. Kembali lg ke Komputer Server, Klik OPTION kemudian ke TAB Client Default Setting Isi Disk Group dengan file hasil upload dari komputer client. kemudian klik Aplly All Clients.
    Spoiler untuk CLIENT DEFAULT SETTING:


    Setelah klik OK, klik 2 kali pada client yg ada pada list CCBoot. Hilangkan centang pada Enable Upload Image. kemudian klik SAVE.

    9. Agar komputer client bisa dihidupkan dari komputer server, setting BIOS pada komputer client WAKE ON LAN. Maka komputer client bisa dihidupkan dari CCBoot Sever dengan cara klik kanan Pilih WAKE ON LAN.

    10. Untuk 4 client yg lainnya, cukup dengan setting BOOTING LAN FIRST.

    nah.....

    Selamat mencoba yaaaaaaaaaa..........

    Kamis, 10 Maret 2011

    Install Windows Melalui Network (LAN)

    Pengalaman berharga setelah menginstal windows via USB tidak bisa dilakukan pada Notebook Toshiba Dynabook SS 2000 dan tidak adanya CD-Rom external, jalan satu-satunya adalah menginstal lewat Network (LAN). setelah mencari-cari di google akhirnya saya menemukan tutorial di http://www.lockstockmods.net/. Awalnya saya mendapat sedikit kesulitan dalam mengikuti tutorial tersebut, dan akhirnya saya dapat melakukan instalasi pada Notebook Toshiba Dynabook SS 2000.

    Disini saya akan memperjelas lagi tentang proses instalasi windows melalui Network (LAN). Berikut adalah persiapan yang anda butuhkan :
    1. CD Windows XP (untuk mendapatkan file-file dari direktori I386)
    2. Laptop atau PC OS 2000/xp (sebagai server)
    3. Kabel UTP atau LAN
    Tahapan yang harus dilakukan :
    Siapkan komputer host/server.
    Download PXEserver software.
    Download Bart Network Boot Disk (SMARTDRV.EXE) dan extract file SMARTDRV.
    Buat folder baru dengan nama "winstall" pada C:\winstall dan sharing folder tersebut.
    Copy folder i386 (dalam CD windows xp) dan SMARTDRV.EXE kedalam folder winstall.
    Instal TFTPD32 PXEserver.
    Download file OUTPUT, extract file OUTPUT dan pindahkan ke direktori C:\.
    Jalankan TFTPD32 PXEserver, masuk ke tab DHCP server dan isi setup jaringan anda.
    • Ganti current directory menjadi C:\OUTPUT
    • Server interface (sesuai dengan alamat IP server/komputer host)
    • Alamat DHCP yang diinginkan (mulai dari 192.168.2.210 - 2.240)
    • Boot file diisi dengan : pxelinux.0
    • Klik Save

    • Masuk ke tab setting TFTPD32
    • Pastikan isi base directory adalah "."
    • Isian lainnya adalah default.
    Sambungkan notebook yang akan diinstal ke LAN dan pilih boot from PXE/LAN (jangan lupa untuk menjalankan TFTPD32 pada komputer server).
    Jika anda sudah berhasil boot from LAN, masuk ke Bar Network Disk.
    Kosongkan TCP/IP parameter dan identification setting. Tekan OK
    Maka akan muncul : none@PC-253*** Q:\Net>
    ketik Q:\Net>fdisk (untuk melihat dan mempartisi hardisk anda)
    ketik Q:\Net>net (untuk membuka Disk Connection)
    Pilih browse untuk memilih connection, pilihlah nama komputer dan folder winstall yang telah di sharing, tekan ok.
    Exit Disk Connection
    ketik Q:\NET>D: (lihat current connection, saya mendapatkan drive D dan biasanya berbeda-beda dengan komputer lain)
    ketik D:\>dir (pastikan isi direktori adalah i386 dan SMARTDRV.exe)
    ketik D:\>smartdrv.exe (untuk mempercepat proses penginstalan)
    ketik D:\>cd i386
    ketik D:\i386>winnt
    maka akan keluar tampilan windows xp setup

    Selanjutnya anda bisa mengikuti perintah-perintah dari Windows setup.
     

    Membuat komputer/notebook booting dari jaringan dengan PXE

    Dengan komputer notebook Toshiba Portage 2000 yang termasuk notebook lama dan tidak ada external CD/DVD dan tidak bisa booting via USB disk, maka kemungkinan untuk melakukan install ulang sistem operasi yaitu melakukan booting dari jaringan.
    Disini dipersiapkan untuk melakukan instalasi windows di notebook.
    Beberapa hal yang perlu disiapkan yaitu :
    1. Komputer host sebagai server
    2. PXE server
    3. Image file untuk booting
    4. Kabel UTP atau LAN

    Tahapan yang dilakukan yaitu :
    1. Siapkan komputer host, yaitu komputer desktop kerja
    2. Install PXE server software
      PXE server software yang dibutuhkan disini yaitu mempunyai fitur :
      a. DHCP server, agar komputer yang akan booting di LAN mendapatkan IP otomatis
      b. Bisa melakukan booting melalui LAN
      Software yang dipakai yaitu tftpd32 yang dapat didownload di http://tftpd32.jounin.net atau langsung file berikut http://www.jounin.net/download/tftpd32.329.zip
      Lakukan berikut ini:
      a. Download file tersebt diatas
      b. extract semua file di c:\pxeserver
    3. Download image file
      Image file yang diperlukan disini yaitu bertujuan agar komputer dapat booting di DOS dengan fasilitas jaringan aktif.
      File image dapat didownload di NU2, yaitu “BFD full package v1.0.7.zip” dengan alamat website http://www.nu2.nu/bootdisk/network/
      Lakukan berikut ini :
      a. extract file di folder c:\pxeserver\image
      b. buat image dengan cara berikut ini:
      - cd c:\pxeserver\image
      - bfd -i c:\pxeserver\bfd.imz -t 144 msnet target a:
      c. akan diperoleh file image di c:\pxeserver\bfd.imz dengan ukuran 1,44 Mb
    4. Setup PXE server
      a. jalankan program c:\pxeserver\tftpd32.exe
      b. Pilih tabulasi DHCP server, dan isikan variabel DHCP server, misal :
      - Current direktori : sesuai tempat install
      - alamat komputer : 192.168.7.12
      - alamat DHCP yang diinginkan mulai dari 192.168.7.200 sebanyak 5 alamat (7.200 - 7.204)
      - Boot file diisi dengan : pxelinux.0
      - DNS server : dikosongkan (0.0.0.0)
      - Router dan network mask diisi sesuai dengan parameter jaringan.
      - klik tombol save agar tersimpan setupnya

      c. Seting tftpd32
      - klik tombol settings
      - Pastikan isi base direktori adalah “.”
      - Isian lainnya adalah default
    5. Setup untuk booting otomatis
      a. Download file kernel dari syslinux, url yaitu : http://www.kernel.org/pub/linux/utils/boot/syslinux/ pilih file syslinux-2.10.zip
      b. Extract file tersebut dan pilih file “pxelinux.0″ dan copy ke c:\pxeserver
      c. Di folder hasil extract diatas, pilih subfolder memdisk dan pilih file “memdisk”, copy file tersebut ke c:\pxeserver
      d. Buat folder “c:\pxeserver\pxelinux.cfg”
      e. Buat file “c:\pxeserver\pxelinux.cfg\default” dan edit dengan text editor (notepad) dan isikan dengan text berikut :
      default boot
      prompt 0
      say booting…
      label boot
      kernel memdisk
      append initrd=bfd.imz
    6. Sambungkan komputer notebook portage 2000 ke LAN dan booting pilih lewat PXE / LAN
      - Pilih konfigurasi AUTO saja jika tidak tahu banyak tetang setup jaringan
    Selamat mencoba dan semoga berhasil

    Sumber

    Sabtu, 19 Februari 2011

    Mengganti Login Screen Pada Windows XP


    Login atau Logon screen merupakan tampilan yang muncul saat akan memasuki desktop. Secara default, tampilan login screen pada Windows XP berlatar belakang biru dengan tampilan daftar nama user di sisi kanan tengah.
    Jika Anda merasa tampilan tersebut kurang menarik dan ingin mengganti dengan tampilan yang lain Anda dapat menggantinya secara mudah dengan menggunakan Windows XP LogonUI Changer.

    Windows XP LogonUI Changer merupakan software yang dapat Anda gunakan untuk mengubah tampilan login screen pada Windows XP, cukup dengan beberapa kali klik.
    Beberapa fitur yang cukup menarik dari Windows XP LogonUI Changer:
    • Dapat menampilkan preview dari login screen
    • Dapat menampilkan login screen secara acak (random)
    • Dapat mengganti wallpaper pada login screen
    Secara default freeware ini tidak menyertakan pilihan login screen, jadi Anda perlu mendownload file yang akan dijadikan sebagai login screen baru dari berbagai situs di internet, salah satunya di sini.
    Beberapa contoh alternatif login screen:



    Jika Anda tertarik untuk mencoba Windows XP LogonUI Changer, Anda dapat mendownloadnya di http://www.softpedia.com/
    http://www.klik-kanan.com/mengganti-login-screen-pada-windows-xp.htm

    Rabu, 16 Februari 2011

    HIDDEN PARTISI HARDDISK

    Kebiasaan bermain dengan komputer dan dunia maya, membuat orang biasa melakukan download dan sharing dokumen. Hal ini biasanya dilakukan tanpa ada proteksi. Nah bagaimana jika salah satu partisi dari drive kita yang dalam tanda kutip, merupakan drive yang berisi file-file yang rahasia bisa dilihat ataupun diakses oleh orang lain yang memegang komputer kita....????? wisssshhhhh .....bahayakan
    Nah untuk itu kita harus bisa menyembunyikan drive tersebut dari penglihatan orang lain.Banyak cara mungkin dengan hidden file atau mungkin sekalian hidden partisi biar lebih good.

    Nah bagaimana kalau mau melakukan hidden partisi...okay!!!

    1. langsung menuju command promt / RUN, ketik "diskpart".
    2. ketik "list volume", gunanya untuk melihat semua partisi dan volume nya.
    3. kemudian ketik"select volume" contoh select volume 2.
    4. terakhir ketik " remove letter D"
    catatan: untuk langkah ketiga, hitungan select volume dihitung dari drive C, jadi kalau mau menghilangkan drive D tinggal ketik "select volume 2" nah kalau C bearti tinggal ganti jadi angka 1, sudah paham kan....?

    kalau mau mengembalikan partisinya tinggal ketik " assign letter D"

    Nah kalau mau pakai versi softwarenya juga ada, klik disini

    sumber

    Minggu, 30 Januari 2011

    Thinstall v.3.348 Full Version

    Thinstall adalah Aplikasi untuk Membuat Aplikasi Portable.
    Aplikasi portable adalah aplikasi dimana bila kita ingin menggunakan suatu aplikasi program kita tidak perlu lagi melakukan instalasi program tersebut. Aplikasi tersebut dapat kita jalankan melalui flashdisk, sehingga mudah dibawa kemana-mana dan bila suatu saat kita memerlukannya kita tinggal menancapkan flashdisk kekomputer dan langsung bisa menjalankan aplikasi portable kita tanpa perlu melakukan instalasi terlebih dahulu, jadi lebih menghemat waktu dan tanpa meninggalkan jejak.

    Untuk mendapatkan aplikasi portable kita bisa download di situs-situs yang menyediakan aplikasi portable, yang saat ini sudah sangat mudah kita temukan di internet. Namun dari pada kita bersusah payah mencari aplikasi portable, alangkah akan lebih enak jika kita bisa membuatnya sendiri.

    Software yang akan kita gunakan disini adalah Thinstall, hanya saja sayangnya software ini bersifat shareware atau berbayar. Untuk versi trial-nya hanya bisa digunakan selama 30 hari, sehingga aplikasi Portable yang dibuat dengan versi trial ini juga hanya bisa digunakan selama maksimal 30 hari. Namun pada posting saya kali ini, saya coba kasih link download dimana rekan-rekan sekalian bisa mendownload aplikasi Thinstall ini dalam versi full version-nya. Menarik, bukan?!

    Langkah Pembuatan Aplikasi Portable Menggunakan Thinstall

    1. Install program Thinstall

    13

    2. Jalankan Thinstall klik Start akan muncul tampilan DOS, tunggu sampai tampilan DOS hilang/selesai

    31

    3. Klik Pre-Install Scan akan muncul tampilan DOS yang kedua, tunggu sampai tampilan DOS hilang/selesai

    22

    4. Install Aplikasi yang di inginkan (misal : install aplikasi Rainlendar)

    4

    5. Setelah selesai klik Post-Install Scan akan muncul tampilan DOS yang ketiga, tunggu sampai tampilan DOS hilang/selesai

    5

    6. Klik SAVE RESULT akan muncul tampilan DOS yang keempat, tunggu sampai tampilan DOS hilang/selesai , kemudian Klik QUIT.

    7. Buka C:\Program Files\Thinstall.VS\Captures\Rainlendar2 (remove only) , kemudian double klik file Package.ini .





    Ganti CompressionType=None dengan CompressionType=Fast .





    Ganti DirectoryIsolationMode=WriteCopy dengan DirectoryIsolationMode=Merged .
    Klik SAVE




    8. Copy file ##attributes yang ada di folder %Desktop% ke folder yang terdapat file build.bat.

    9. Double klik file build.bat akan muncul tampilan DOS yang kelima, tunggu sampai tampilan dos hilang/selesai.

    10. Jika proses selesai akan muncul sebuah folder ‘bin’, di folder ‘bin’ inilah Aplikasi Portable yang nantinya bisa kita jalankan di komputer lain tanpa harus meng-installnya.

    Jika kita ingin membuat Aplikasi Portable lagi, maka kita bisa mengulangi lagi cara di atas (no.4 hingga akhir)


    Anda tertarik untuk bisa memiliki Thinstall yang full version?? Silahkan anda coba download pada link-link berikut :

    Download Thinstall 3.348 full version

    sumber