Latest Post
Terkadang tampilan program yang kita buat terkesan biasa ato standart2
aja meskipun isi dari program kita terbilang program besar,nah untuk
melengkapi program yang kita buat bisa tampil lebih kereen dan pastinya
bisa menambah daya jual program kita menjadi lebih tinggi,alangkah
baiknya kita beri themes ato skins.
berikut tampilan form yang sudah diberi skins..


Gimana?? keren kan?? untuk bisa membuat skin seperti ini silakan anda download programnya disini
Untuk
menggunakan skin tersebut kamu harus mengaktifkan act43.ocx dulu pada
program VB nah setelah diaktifkan tinggal anda buat form dan masukkan
code script sperti dibawah ini
Option Explicit
Private
Declare Function SendMessage Lib "user32" Alias "SendMessageA" (ByVal
hwnd As Long, ByVal wMsg As Long, ByVal wParam As Long, ByVal lParam As
Any) As Long
Const EM_UNDO = &HC7
Private Declare Function
OSWinHelp% Lib "user32" Alias "WinHelpA" (ByVal hwnd&, ByVal
HelpFile$, ByVal wCommand%, dwData As Any)
Private Declare Function GetOpenFileName Lib "comdlg32.dll" Alias "GetOpenFileNameA" (pOpenfilename As OpenFilename) As Long
Private Type OpenFilename
lStructSize As Long
hwndOwner As Long
hInstance As Long
lpstrFilter As String
lpstrCustomFilter As String
nMaxCustFilter As Long
iFilterIndex As Long
lpstrFile As String
nMaxFile As Long
lpstrFileTitle As String
nMaxFileTitle As Long
lpstrInitialDir As String
lpstrTitle As String
Flags As Long
nFileOffset As Integer
nFileExtension As Integer
lpstrDefExt As String
lCustData As Long
lpfnHook As Long
lpTemplateName As String
End Type
Private Function ShowFileDialog() As String
Dim ofn As OpenFilename
ofn.lStructSize = Len(ofn)
ofn.hwndOwner = hwnd
ofn.lpstrFilter = "Skin files (*.skn)" & Chr$(0) & "*.skn" & Chr$(0) & Chr(0) & Chr(0)
ofn.lpstrFile = String(256, 0)
ofn.nMaxFile = 255
ofn.lpstrTitle = "Open Skin"
ofn.Flags = &H800000 + &H1000 + &H8 + &H4
ofn.lpstrDefExt = "skn" + Chr(0)
GetOpenFileName ofn
If Mid(ofn.lpstrFile, 1, 1) <> Chr(0) Then ShowFileDialog = ofn.lpstrFile
End Function
Private Sub Form_Load()
Skin1.ApplySkin Me.hwnd
Me.Left = GetSetting(App.Title, "Settings", "MainLeft", 1000)
Me.Top = GetSetting(App.Title, "Settings", "MainTop", 1000)
Me.Width = GetSetting(App.Title, "Settings", "MainWidth", 6500)
Me.Height = GetSetting(App.Title, "Settings", "MainHeight", 6500)
End Sub
Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer)
If Me.WindowState <> vbMinimized Then
SaveSetting App.Title, "Settings", "MainLeft", Me.Left
SaveSetting App.Title, "Settings", "MainTop", Me.Top
SaveSetting App.Title, "Settings", "MainWidth", Me.Width
SaveSetting App.Title, "Settings", "MainHeight", Me.Height
End If
End Sub
Selamat mencoba dan berkreasi dengan program program yang lebih kereen...sumber
Bagi teman-teman yang mau membuat aplikasi dari visual basic maka
teman-teman bisa menggunakan kontrol yang dapat merubah tampilan form
dan kontrol-kontrol yang lainnya. salah satunya anda bisa menggunakan
OsenXPSuite, anda dapat mendonlotnya di www.osenxpsuite.com yang versi trialnya selama 30 hari, kemudian untuk versi fullnya anda harus membayar $180.
Setelah aku cari di 4shared.com akhirnya saya menemukan osenxpsuite 2006 yang udah ada cracknya. anda dapat mendownloadnya disini.
Setelah anda download maka anda akan dapat menggunakannya.
Berikut adalah tamplan setelah menggunakan OsenXPSuite2006

Semoga aja dapat membantu teman-teman dalam pembuatan aplkasi yang bagussumber
Welcome back to my Lesson …., sebelum kita memulai tutorial ini , ada baiknya saya ucapkan terimakasih atas kunjungan setia Blog ini, Mungkin ada yang bertanya kenapa Blognya enggak pernah update ?, ya maklumlah bro,,, lagi banyak tugas nih jadi telat dech , Tapi engak apa-apa semakin lama tentunya semakin banyak ide , nah kali ini saya mau coba berbagai ide tersebut.
Siapa yang enggak tahu sih tentang absensi ?, sekolah bahkan perusahan tak terlepas dari yang anamanya absensi ini , kalau biasanya absensi hanya menggunakan secarik kertas tapi kali ini kita coba aplikasikan dengan program komputer , ya …biar lebih keren lah,,,,he….he… .
Sebenernya Aplikasi ini bisa dibuat menggunakan banyak program
misalnya Accses, Foxfro, Mysql, SQl ,VB, C++, bahkan MS.Excel.,.
Kalau pake Acses bukan kurang bagus Cuma sedikit kurang apdol sebab program ini enggak bisa standlone (berdiri sendiri) so kalau komputer kita enggak punya program accses maka program aplikasi enggak bisa jalan , makanya saya mau coba buat pake program Vb, kali ini sya menggukan Vb 6.0.
Letsgo kita mulai…
Dalam palikasi ini kita membutuhkan beberapa Form (tampilan ).
1. Form Input Data Yang akan diabsesn
2. Form Absesni
3. Dan hasil Absensi
Dalam Form input kita membutuhkan beberapa data masukan seperti : No., Nama, Bagian/kelas, tanggal/jam, jenis kelamin .
Data masukan tersebut hanya seabagai contoh , tentunya Anda bisa juga menambahkan yang lainnya sesuai dengan kebutuhan anda . nih dia gambar form input data .
Sederhana bukan…..?.
Pada bagian form ini ada bebrapa tool untuk mengolah data ada Datasiswa , Save data, Delete (hapus) data, .
Cara form ini adalah ketika kita memasukan data kemudian di klik Save maka data akan tersimpan ke Dalam data Base untuk menyimpan data , untuk menghubugkan ke DataBase kita gunakan jembatan Yaitu tool DataGrid (data siswa).
Jadi yang perlu anda lakukan adalah membuat database sebagai tempat menyimpan data tersebut , caranya cukup mudah .
Pada menu bar Visual basik Pilih menu AddIns-Visula data Manager, sampai muncul jendela berikut:
Dan lakukan seperti pada gambar , coba buat data base dengan Acsess versi 7.0 kemudian simpan dalam folder yang sama dengan project Aplikasi yang kita buat.
Misal E://Rahmat/AplikasiAbsesi. Langkah selanjutnya kita masukan beberapa fields dalam database tersebut.
Disinilah kita akan memasukan data fieldsnya , gamar diatas hnaya contoh aja, pada database ini .tentunya untuk membuat Rcordnya tidaklah terlalu susah, anda cukup Klik Add Fields, sampai muncul Jendela baru,
Masukan nama record yang akan kita gunakan tentukan type , sesuai dengan data yang akan kita masukan sialahkan pilih pada bagian type.jika data yang kita masukan sudah pas sesuai dengan kebutuhan , kemudian klik Add index (Field Kunci/primary key) diharapakan sama dengan nama fields yang anda buat. Kalau hal ini sudah lakukan anda tinggal Klik Build The Table (jika data untuk absensi sekolah baiknya gunakan kelas sebagai primary key dan unique jangan dicheklist biar bisa di duplicate dan field no boleh dihilangkan), menunjukan bahawa tabel ini yakin akan kita buat .
Untuk melihat berhasil atau tidaknya data base yang kita buat , tutp Program vb Kita kemudian kita coba buaka database yang baru aja kita buat caranya sama seperti waktu kita membuat database AddIns-Visula data Manager-muncul jendela-klik Open database – Cari database yang baru aja kita buat
Nah itulah hasilnya , kebetulan saya sudah mengisi data-nya , anda cukup klik kanan pada salah satu table kemudian klik Open .
Ok sekarang kita kembali Ke Form Input data.,seperti yang telah di jelaskan pada bagian ini kita akan memasukan data kedalam database yang terdiri dari No, Nip/nis/Nim, Nama, Jenis kelamin, Tanggal , Kelas/bagian saja .Sementara Alpa, izin, sakit,masuk dan total kita masukan pada form interface Input absensi yang nanti akan kita buat. Dengan menggunakan data base yang telah kita buat . Sebelumnya kita keluarkan dulu tool-tool yang kita butuhkan dalam membuat aplikasi ini ,pada toolbox -klik kanan -lalu pada tab Control pilih komponen berikut ini:
1. Microsoft Data Grid Control 6.0
2. Microsoft FlexGrid Control 6.0
Cukup memberi tanda checklist kemudian klik Apply sampai muncul pada Toolbox component seperti gambar berikut ini:
Pada bagian sebelah kiri ada beberapa Icon , dan icon-icon itulah yang akan kita gunakan dalam membuat aplikasi ini.
Selanjutnya kita desain Form terlebih dahulu cara nya gampang untk membuat Form baru anda cukup mengklik Menu Project -Add From -Open sampai muncul form seperti gambar berikut ini:
Pada form ini terlihat nama form dengan nama Form 3 , tentunya kita bisa menggantinya sesuai kehendak kita misal Aplikasi Absensi , caranya Pada Menu View -klik Properties Windows hingga muncul gambar:
Pada bagian alphabetic -caption , kita bisa mengganti Form3 menjadi nama yang lain sedangkan pada bagian (name ) boleh diganti /tidak , karena akan berpengaruh pada saat memasukan script sebaiknya kita biarkan aja , kecuali program yang akan kita sangat Kompleks kita bisa menggantinya untuk membedakan form-from tersebut.
Go nex t (bukan goblok nakat ya!… but is terus…..,…….he….he…J, sekarang kita Buat fields interface menggunakan Label dan text, label sebagai penanda, dan text sebagai tempat menuliskan data input caranya cukup mudah , kita cukup mengklik icon label dengan tanda huruf A:
Kemudain klik diarea form tahan untuk menentukan ukurannya , kemudian beri nama baru pada bagian caption dengan nama yang lain :
Kemudian untuk text sama seperti pembutan label klik icon textbox-kemudian drag diarea form3, selanjutnya pada bagian name anda boleh mengganti /biarkan saja , kira hasilnya seperti berikut:
Ulangi langkah diatas sesuai dengan banyaknya fields yang kita buat, jika sudah selanjutnya kita akan membuat jembatan DataBase , yaitu menggunkan DataGrid caranya sama saja seperti membuat label dan text hanya saja kita perlu sedikit memodifikasinya di bagian Properties Windows ,letsgo bro….!
Perhatikan gambar diatas!, disitu ada Data1 dan inilah yang akan kita gunakan sebagai jembatan Koneksi Ke database kita, Pada bagian Properties windows di bagian DatabaseName , masukan nama Database yang sebelumnya kita buat, diamana akan diminta memasukan Path lokasi tempat kita menyimpan Data tersebut, selanjutya pada bagian Recordsource di properties windows , anda pilih nama tabel yang ada dalam database yang pernah kita buat, misalnya saya memiliki tabel2 dengan nama DataBase tabel1 , kemudian pada Reecordset Type ganti 1-Dynashet menjadi 0-table .
Selanjutnya kita buat command Button sebagai intruksi Perintah terhadap suatu data , kita buat saja sebanyak Dua buah commad , caranya sama sewaktu kita membuat label ,text, dan DataGrid, pada bagian Caption di Proerties windows ganti namanya, umtuk Command 1=Save New Data dan Command2 =Delete/Hapus.,
Selanjutnya klik Icon jam kemudian letakan di From3 pada properties windows di bagian Interval masukan angka 10
secara keseluruhan Form input data akan kira -kira seperti ini :
Giamana bisa kan?, oh ya untuk warna silahkan aja klik-klik di bagian Properties windows mungkin lain kali saya jealaskan …..he….he….
Selanjutnya kita masukan script yang akan menjalankan instruksi untuk menyimpan Fields-fields kedalam database sewaktu kit mengklik Save New Data,
Adapun caranya , pada bagian Save New Data -klik Kanan-View Code atau Double Klik pada Command1= Save New Data
Selanjutnya masukan Script berikut ini diantara Private Sub Command1_Click() Dan End Sub, Perlu di perhatikan command1 bisa beruBah jika anda mengubahnya dengan nama lain pada bagian Properties Windows di bagian Name , misalnya Save maka ktika di lihat di double Klik maka yang tampil bukan Command1 melainkan Save.
Oke ini dia scrip yang harus anda masukan pada bagian ini:
————————————————————————————————————
If Text2.Text = “” And Text7.Text = “” Then
x = MsgBox(“Mohon Isi Data Dengan benar!”, vbOKOnly + vbCritical, “Warning!”)
If x = vbOK Then
End If
Else
x = MsgBox(“Anda yakin Ingin Menyimpan Data ini?”, vbYesNo + vbInformation, “Information”)
If x = vbYes Then
Data1.Recordset.AddNew
Data1.Recordset!no = Text1.Text
Data1.Recordset!nip = Text2.Text
Data1.Recordset!nama = Text3.Text
Data1.Recordset!jk = Text7.Text
Data1.Recordset!tgl = Text4.Text
Data1.Recordset!bagian = Text8.Text
Data1.Recordset!masuk = “”
Data1.Recordset!sakit = “”
Data1.Recordset!izin = “”
Data1.Recordset!alpa = “”
Data1.Recordset!total = “”
Data1.Recordset.Update
Data1.Recordset.MoveLast
Else
bersih
End If
End If
Bersih
—————————————————————–
mungkin sedikit ada pertanyaan koq banyak banget ya scriptnya ?, sebenernya script yang pokonya hanya pada bagian yang warna biru , sedangkan warna hijau hanya modifikasi saya aja .
fungsi IF ini memerintahkan agar si user tidak sembarang mengklik , ketika si user mengklik save New data dalam keadaan Tidak mengisi fields-fieldsnya maka akan keluar Informasi “Mohon Isi data dengan Benar”. Tapi jika Nip dan jenis kelamin di isi maka Data akan disimpan di data Base.
Selanjutnya ada :
Data1.Recordset!no = Text1.Text
Data1.Recordset!nip = Text2.Text
Data1.Recordset!nama = Text3.Text
Data1.Recordset!jk = Text7.Text
Data1.Recordset!tgl = Text4.Text
Data1.Recordset!bagian = Text8.Text
Sementara records alpa dan seterusnya saya biarkan kosong ?, pada Tabel1 dalam data base yang kita buat fileds yang kita buat tidak hanya , no,nip,nama, jenis kelamin, tgl dan bagian tapi alpa, izin, sakit, masuk, sementara pada form input hanya menampilkan no,nip,nama, jenis kelamin, tgl, jika hanya ini saja yang akan kita masukan ke database maka akan terjadi error karena tidak dikenal tabel dengan records seperti itu, makanya tetap saya isi tapi isi data tetap dalam keadan kosong, gitu dech cerintanya…
Lanjut , sakarang Double Klik Command2=delete/hapus kemudian masukan script ini:
Private Sub Command2_Click()
If Text10.Text = “” Then
info
Else
info2
End If
End Sub
Untuk script delete sedikit ya?, he….he…J, sebenernya lumayan juga cuama saya simpan dalam bentuk variable (procedure), tapi boleh kok di buat langsung !, .scrip info kayak gini:
Private Sub info()
x = MsgBox(“Tidak Ada Object Untuk di Hapus”, vbOKOnly + vbCritical, “Warning!”)
If x = vbOK Then
End If
End Sub
———————————————————–
Untuk info2 :
————————————————————————————————————
Private Sub info2()
x = MsgBox(“Anda Yakin Untuk Menghapus data Ini?”, vbYesNo + vbInformation, “Informasi”)
If x = vbYes Then
If Data1.Recordset(“nip”) = Text10.Text Then
Data1.Recordset.Delete
Data1.UpdateRecord
Else
Data1.Recordset.Cancel
End If
Else
Text10.SetFocus
End If
End Sub
Kemudian hal yang terpenting adalah Menampilkan Tanggal atau jam ketika Form Ini sedang Di Runing,(dijalankan), tanggal sifatnya Update sesuai dengan jam di system komputer sekarang Doubleklik Icon Jam Yang ada di Form3 kemudian masukan script berikut:
————————————————————————————————————
Private Sub Timer1_Timer()
Text4.Text = Format(Date, “dd/mm/yyyy”)
End Sub
—————————————————————–
Mungkin sampai disini udah pada ngerti kan?, untuk melangkah ke sesi lainya yaitu membuat form input Absensi , kita coba di bagian ke II ya?,………..
Untuk lebih jelasnya kira-kira script keseluruhannya adalah Sbb:
————————————————————————————————————
Private Sub Command1_Click()
If Text2.Text = “” And Text7.Text = “” Then
x = MsgBox(“Mohon Isi Data Dengan benar!”, vbOKOnly + vbCritical, “Warning!”)
If x = vbOK Then
End If
Else
x = MsgBox(“Anda yakin Ingin Menyimpan Data ini?”, vbYesNo + vbInformation, “Information”)
If x = vbYes Then
Data1.Recordset.AddNew
Data1.Recordset!no = Text1.Text
Data1.Recordset!nip = Text2.Text
Data1.Recordset!nama = Text3.Text
Data1.Recordset!jk = Text7.Text
Data1.Recordset!tgl = Text4.Text
Data1.Recordset!bagian = Text8.Text
Data1.Recordset!masuk = “”
Data1.Recordset!sakit = “”
Data1.Recordset!izin = “”
Data1.Recordset!alpa = “”
Data1.Recordset!total = “”
Data1.Recordset.Update
Data1.Recordset.MoveLast
Else
bersih
End If
End If
bersih
End Sub
Private Sub bersih()
Text1.SetFocus
Text1.Text = “Isi Data!”
Text2.Text = “”
Text3.Text = “”
Text7.Text = “”
Text8.Text = “”
End Sub
Private Sub Command2_Click()
If Text10.Text = “” Then
info
Else
info2
End If
End Sub
Private Sub Form_Load()
Text2.Text = “”
Text3.Text = “”
Text3.Text = “”
Text4.Text = “”
Text1.Text = “silahkan Isi Data!”
Text7.Text = “”
Text8.Text = “”
End Sub
Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text3.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text3_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text7.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text7_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text8_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Command1.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
Text4.Text = Format(Date, “dd/mm/yyyy”)
End Sub
Private Sub info()
x = MsgBox(“Tidak Ada Object Untuk di Hapus”, vbOKOnly + vbCritical, “Warning!”)
If x = vbOK Then
End If
End Sub
Private Sub info2()
x = MsgBox(“Anda Yakin Untuk Menhapus data Ini?”, vbYesNo + vbInformation, “Informasi”)
If x = vbYes Then
If Data1.Recordset(“nip”) = Text10.Text Then
Data1.Recordset.Delete
Data1.UpdateRecord
Else
Data1.Recordset.Cancel
End If
Else
Text10.SetFocus
End If
End Sub
Sekarang kita jalankan Form yang telah kita buat caranya kllik aja Run – Start untuk menghentikan tinggal Klik Run -Stop kira kira hasilnya kayak gini nih:
Saya coba tanpa mengisi data apapun begitu saya klik SAVE NEW DATA, Maka muncul Peringatan . “JYuhuy……..berhasil euy,” kira -kira seperti itu loh Mas….he…..he…..(Maaf Untuk Delete Nanti Kita Bahas Lagi).
Oke dech kayaknya saya mau istirahat dulu nih , enggak apa2 kan , tenang aja entar kita bahas lagi oke tentunya dibagian kedua .
Selamat mencoba Ya !!!………..
Salah satu keuntungan dari model relasional adalah model tersebut memberikan independensi data sepenuhnya secara logikal. Skemaexternal akan mengijinkan user untuk memiliki view ter tentu dari database.
Dalam sistem relasional, sebuah view adalah sebuah relasi virtual.
Definisi view adalah hasil (result) dari sebuah Query terhadap relasi- relasi dasar (atau relasi real). Hasil (view) ini tidak disimpan dalam database seperti relasi dasar. Sebuah view adalah sebuah jendela dinamik, dalam artian bahwa ia mencerminkan semua update yang dilakukan terhadap database. Disamping pemakaiannya di dalam skemaexternal, view juga berguna untuk menjamin data- security dengan cara yang sederhana. Dengan memilih subset dari database, view dapat menyembunyikan beberapa data.
Jika user mengakses database melalui view, mereka tak dapat melihat atau memanipulasi hidden-data, dengan demikian data akan menjadisecure.
Perhatikan bahwa, dalam sistem DBMS terdistribusi, sebuah view dapat diturunkan dari relasi- relasi terdistribusi. Akses ke sebuah view akan memer lukan eksekusi dari kueri terdistribusi yang berhubungan dengan definisi view ter sebut.
Isu penting dalam DBMS terdistribusi adalah untuk membuat materialisasi view dengan cara yang efisien. Kita akan melihat bagaimana konsep snapshot akan membantu dalam memecahkan masalah ini, tapi ter lebih dulu kita akan berkonsentrasi pada DBMS terpusat.
Konteks view dalam DBMS terpusat, sebuah view adalah sebuah relasi yang diturunkan dari relasi relasi dasar , sebagai hasil dari sebuah kueri relasional.
Contoh penggunaan view dalam SQL :
set pagesize 500
alter session set nls_date_format = 'DD.MM.YYYY';
create table prices_ (
sku varchar2(38),
price number,
valid_from date
);
insert into prices_ values ('4711', 18, '08.01.2003');
insert into prices_ values ('4711', 19, '01.05.2000');
insert into prices_ values ('4711', 20, '18.01.2001');
insert into prices_ values ('4711', 21, '09.01.2000');
insert into prices_ values ('beer', 14, '07.03.2000');
insert into prices_ values ('beer', 15, '10.01.2003');
insert into prices_ values ('beer', 16, '18.01.2001');
insert into prices_ values ('beer', 19, '16.11.2001');
insert into prices_ values ('beer', 17, '19.02.2002');
create view prices_today_ as
select
sku,
price,
valid_from
from
(select
sku,
price,
valid_from,
rank() over (partition by sku order by valid_from desc) r
from
prices_
)
where r=1;
select * from prices_today_;
drop table prices_;
drop view prices_today_;
Trigger adalah blok PL/SQL atau prosedur yang berhubungan dengan table, view, skema atau database yang dijalankan secara implicit pada saat terjadi sebuah event. Trigger merupakan store procedure yang dijalankan secara automatis saat user melakukan modifikasi data pada tabel. Modifikasi data yang dilakukan pada tabel yaitu berupa perintah INSERT, UPDATE, dan DELETE. INSERT , UPDATE dan DELETE bisa digabung jadi satu trigger yang dinamakan Multiple Trigger.
Tipe dari trigger adalah :
· Application trigger : diaktifkan pada saat terjadi event yang berhubungan dengan sebuah aplikasi
· Database trigger : diaktifkan pada saat terjadi event yang berhubungan dengan data (seperti operasi DML) atau event yang berhubungan dengan sistem (semisal logon atau shutdown) yang terjadi pada sebuah skema atau database.
Trigger perlu dibuat pada saat :
· Membentuk sebuah aksi tertentu terhadap suatu event
· Memusatkan operasi global
Trigger tidak perlu dibuat, jika :
· Fungsionalitas yang diperlukan suatu ada pada Oracle server
· Duplikat atau sama dengan fungsi trigger yang lain.
Sintak penulisan dari database trigger, berisi komponen berikut :
1. Trigger timing :
a. Untuk tabel : BEFORE, AFTER
b. Untuk view : INSTEAD OF
2. Trigger event : INSERT, UPDATE atau DELETE
3. Nama tabel : yaitu nama tabel atau view yang berhubungan dengan trigger
4. Tipe trigger : Baris atau Pernyataan (statement)
5. klausa WHEN : untuk kondisi pembatasan
6. trigger body : bagian prosedur yang dituliskan pada trigger
Trigger timing adalah waktu kapan trigger diaktifkan. Ada tiga macam trigger timing, yaitu :
· BEFORE : trigger dijalankan sebelum DML event pada tabel
· AFTER : trigger dijalankan setelah DML event pada tabel
· INSTEAD OF : trigger dijalankan pada sebuah view.
Trigger event ada 3 kemungkinan : INSERT, UPDATE atau DELETE.
Pada saat trigger event UPDATE, kita dapat memasukkan daftar kolom untuk mengidentifikasi kolom mana yang berubah untuk mengaktifkan sebuah trigger (contoh : UPDATE OF salary ... ). Jika tidak ditentukan, maka perubahannya akan berlaku untuk semua kolom pada semua baris.
Tipe trigger ada 2 macam, yaitu :
· Statement : trigger dijalankan sekali saja pada saat terjadi sebuah event. Statement trigger juga dijalankan sekali, meskipun tidak ada satupun baris yang dipengaruhi oleh event yang terjadi.
· Row : trigger dijalankan pada setiap baris yang dipengaruhi oleh terjadinya sebuah event. Row trigger tidak dijalankan jika event dari trigger tidak berpengaruh pada satu baris pun.
Trigger body mendefinisikan tindakan yang perlu dikerjakan pada saat terjadinya event yang mengakibatkan sebuah trigger menjadi aktif.
sumber
Trigger adalah blok PL/SQL atau prosedur yang berhubungan dengan table, view, skema atau database yang dijalankan secara implicit pada saat terjadi sebuah event. Trigger merupakan store procedure yang dijalankan secara automatis saat user melakukan modifikasi data pada tabel. Modifikasi data yang dilakukan pada tabel yaitu berupa perintah INSERT, UPDATE, dan DELETE. INSERT , UPDATE dan DELETE bisa digabung jadi satu trigger yang dinamakan Multiple Trigger.
Tipe dari trigger adalah :
· Application trigger : diaktifkan pada saat terjadi event yang berhubungan dengan sebuah aplikasi
· Database trigger : diaktifkan pada saat terjadi event yang berhubungan dengan data (seperti operasi DML) atau event yang berhubungan dengan sistem (semisal logon atau shutdown) yang terjadi pada sebuah skema atau database.
Trigger perlu dibuat pada saat :
· Membentuk sebuah aksi tertentu terhadap suatu event
· Memusatkan operasi global
Trigger tidak perlu dibuat, jika :
· Fungsionalitas yang diperlukan suatu ada pada Oracle server
· Duplikat atau sama dengan fungsi trigger yang lain.
Sintak penulisan dari database trigger, berisi komponen berikut :
1. Trigger timing :
a. Untuk tabel : BEFORE, AFTER
b. Untuk view : INSTEAD OF
2. Trigger event : INSERT, UPDATE atau DELETE
3. Nama tabel : yaitu nama tabel atau view yang berhubungan dengan trigger
4. Tipe trigger : Baris atau Pernyataan (statement)
5. klausa WHEN : untuk kondisi pembatasan
6. trigger body : bagian prosedur yang dituliskan pada trigger
Trigger timing adalah waktu kapan trigger diaktifkan. Ada tiga macam trigger timing, yaitu :
· BEFORE : trigger dijalankan sebelum DML event pada tabel
· AFTER : trigger dijalankan setelah DML event pada tabel
· INSTEAD OF : trigger dijalankan pada sebuah view.
Trigger event ada 3 kemungkinan : INSERT, UPDATE atau DELETE.
Pada saat trigger event UPDATE, kita dapat memasukkan daftar kolom untuk mengidentifikasi kolom mana yang berubah untuk mengaktifkan sebuah trigger (contoh : UPDATE OF salary ... ). Jika tidak ditentukan, maka perubahannya akan berlaku untuk semua kolom pada semua baris.
Tipe trigger ada 2 macam, yaitu :
· Statement : trigger dijalankan sekali saja pada saat terjadi sebuah event. Statement trigger juga dijalankan sekali, meskipun tidak ada satupun baris yang dipengaruhi oleh event yang terjadi.
· Row : trigger dijalankan pada setiap baris yang dipengaruhi oleh terjadinya sebuah event. Row trigger tidak dijalankan jika event dari trigger tidak berpengaruh pada satu baris pun.
Trigger body mendefinisikan tindakan yang perlu dikerjakan pada saat terjadinya event yang mengakibatkan sebuah trigger menjadi aktif.
sumber
Salah satu keuntungan dari model relasional adalah model tersebut memberikan independensi data sepenuhnya secara logikal. Skemaexternal akan mengijinkan user untuk memiliki view ter tentu dari database.
Dalam sistem relasional, sebuah view adalah sebuah relasi virtual.
Definisi view adalah hasil (result) dari sebuah Query terhadap relasi- relasi dasar (atau relasi real). Hasil (view) ini tidak disimpan dalam database seperti relasi dasar. Sebuah view adalah sebuah jendela dinamik, dalam artian bahwa ia mencerminkan semua update yang dilakukan terhadap database. Disamping pemakaiannya di dalam skemaexternal, view juga berguna untuk menjamin data- security dengan cara yang sederhana. Dengan memilih subset dari database, view dapat menyembunyikan beberapa data.
Jika user mengakses database melalui view, mereka tak dapat melihat atau memanipulasi hidden-data, dengan demikian data akan menjadisecure.
Perhatikan bahwa, dalam sistem DBMS terdistribusi, sebuah view dapat diturunkan dari relasi- relasi terdistribusi. Akses ke sebuah view akan memer lukan eksekusi dari kueri terdistribusi yang berhubungan dengan definisi view ter sebut.
Isu penting dalam DBMS terdistribusi adalah untuk membuat materialisasi view dengan cara yang efisien. Kita akan melihat bagaimana konsep snapshot akan membantu dalam memecahkan masalah ini, tapi ter lebih dulu kita akan berkonsentrasi pada DBMS terpusat.
Konteks view dalam DBMS terpusat, sebuah view adalah sebuah relasi yang diturunkan dari relasi relasi dasar , sebagai hasil dari sebuah kueri relasional.
Contoh penggunaan view dalam SQL :
set pagesize 500
alter session set nls_date_format = 'DD.MM.YYYY';
create table prices_ (
sku varchar2(38),
price number,
valid_from date
);
insert into prices_ values ('4711', 18, '08.01.2003');
insert into prices_ values ('4711', 19, '01.05.2000');
insert into prices_ values ('4711', 20, '18.01.2001');
insert into prices_ values ('4711', 21, '09.01.2000');
insert into prices_ values ('beer', 14, '07.03.2000');
insert into prices_ values ('beer', 15, '10.01.2003');
insert into prices_ values ('beer', 16, '18.01.2001');
insert into prices_ values ('beer', 19, '16.11.2001');
insert into prices_ values ('beer', 17, '19.02.2002');
create view prices_today_ as
select
sku,
price,
valid_from
from
(select
sku,
price,
valid_from,
rank() over (partition by sku order by valid_from desc) r
from
prices_
)
where r=1;
select * from prices_today_;
drop table prices_;
drop view prices_today_;
Sumber
Manusia membutuhkan seni untuk memenuhi kebutuhan rasanya. Seni Budaya merupakan suatu keahlian untuk mengekspresikan ide-ide atau gagasan estetika dalam bentuk karya yang dapat mengungkapkan perasaan manusia.
Dalam pelajaran Seni Budaya siswa diberikan kesempatan untuk mengekspresikan gagasan berkreasi serta mengapresiasikan seni dengan cara mengilustrasikan pengalaman pribadi, menggali/mengeksplorasi rasa, dan melakukan pengamatan proses, dan teknik sesuai dengan nilai budaya dan keindahan yang ada di lingkungan masyarakat.
Mengapa kita harus belajar Seni Budaya?
Melalui Seni Budaya, siswa diajak mengembangkan jiwa kreatifitas, kepekaan
indrawi, serta mampu berkreasi seni dalam lingkungan dan kondisi yang terarah, sebagai bekal siswa pada saat berperan langsung sebagai pelaku kehidupan bermasyarakat.
Apa manfaatnya jika kita menguasai Seni Budaya?
Sebenarnya manfaat mempelajari Seni Budaya tidak hanya menjadikan hidup lebih indah, tetapi banyak manfaat lain yang bisa diperoleh. Dengan menguasai Seni Budaya yang terpenting setiap orang dapat mengembangkan sikap toleransi dalam kehidupan masyarakat yang majemuk serta mengembangkan kemampuan imajinatif intelektual, ekspresi, kepekaan rasa, dan keterampilan guna menerapkan teknologi dalam berkreasi dan memamerkan hasil karya seninya. (by. rullyyphb)
sumber
Pertanyaan tersebut lumayan sering muncul ketika beberapa orang dianjurkan dengan paksa ataupun tidak paksa untuk belajar Matematika. Tidak tahu apakah pertanyaan itu muncul sebagai wujud nyata dari ke-kritis-an seseorang atau justru muncul sebagai refleksi atas ke-apatis-an seseorang terhadap Matematika?
Pertanyaan tersebut lumayan sering saya dengar sejak dulu, tetapi sepertinya saya pribadi tidak pernah mengajukan pertanyaan tersebut mungkin karena kepasrahan dan kekurangkritisan saya. Menurut pengalaman pribadi ditambah penuturan beberapa teman, pertanyaan tersebut diungkapkan mulai dari anak kecil (SD) sampai mahasiswa. Pertanyaan tersebut kelihatannya cukup sepélé tapi lumayan sulit untuk dijawab, kecuali kalau kita menjawabnya dengan prinsip “pokoknya…”.
Berikut ini beberapa contoh jawaban ngawur atas pertanyaan tersebut:
1. Ketika Tita (seorang anak SD kelas 1) bertanya “Untuk apa sich belajar Matematika?”
Mungkin bisa dijawab dengan singkat, “Supaya kamu bisa menghitung banyaknya kue yang kamu miliki dan juga bisa membaginya dengan adil untuk kakak dan adik”
2. Bagaimana kalau pertanyaan tersebut dilontarkan oleh seorang anak SMP?
Jawab saja dengan “Karena nanti di SMA (kalau melanjutkan sekolah) kalian juga akan belajar Matematika.”
3. Untuk anak SMA kita bisa memberikan jawaban untuk membuktikan dan menurunkan beberapa rumus Fisika kita membutuhkan Matematika. *Halah…jawaban macam apa ini*
4. Yang terakhir ini benar-benar pengalaman pribadi saya yang terbaru tentang pertanyaan tersebut.
Sekitar 1 tahun yang lalu saya ditanya oleh seorang mahasiswa Jurusan Pendidikan Keolahragaan yang harus menempuh satu mata kuliah wajib yang katanya menyebalkan, yaitu Matematika Dasar. Dia tanya “Untuk apa sih belajar Matematika segala? Memang kalau kita mau melempar lembing harus menghitung sudutnya dulu supaya bisa jauh?”.
Jujur saja saya tidak kaget dengan pertanyaan “Untuk apa sih belajar Matematika segala?” tetapi saya lumayan kaget dengan pertanyaan lanjutannya; “Memang kalau kita mau melempar lembing harus menghitung sudutnya dulu supaya bisa jauh?”. Pertanyaan lanjutan tersebut sebenarnya sudah menunjukkan kalau dia tahu Matematika di dalam ilmu keolahragaan tetapi tentu saja hal tersebut bukan merupakan aplikasi nyata dan realistis Matematika dalam ilmu keolahragaan. Terus terang waktu itu saya tidak mau berdebat panjang lebar tentang kegunaan Matematika bagi dia karena menurut saya dia juga benar. Waktu itu saya langsung memberi jawaban “Ya kamu benar. Mungkin kamu memang tidak butuh ilmu Matematikanya untuk disiplin ilmu keolahragaanmu, tetapi ingat kamu sangat membutuhkan nilai mata kuliah Matematika tersebut. Seandainya kamu tidak lulus mata kuliah Matematika, niscaya kamu tidak akan bisa menempuh ujian skripsi…apalagi lulus jadi Sarjana Olahraga.”.
Tidak tahu dia puas atau tidak dengan jawaban ngawur saya tersebut tapi yang jelas dia langsung diam dan menurut kabar yang saya terima dia dapat lulus mata kuliah Matematika Dasar dengan nilai yang memuaskan, tentu saja nilai yang dia dapat tidak ada kaitannya dengan jawaban saya waktu itu.
Tapi apakah sesimpel itu jawaban-jawaban untuk pertanyaan “Untuk apa belajar Matematika?”
Ilmu Matematika diantaranya meliputi aritmatika, geometri, aljabar dll sehingga kalau mau sok idealis tentu saja banyak manfaat Matematika untuk ilmu pengetahuan lain dan juga untuk kehidupan, misalnya:
Kombinasi (Statistika) bisa digunakan untuk mengetahui banyaknya formasi tim bola voli yang bisa dibentuk.
Aritmatika hampir digunakan setiap hari, yaitu untuk hitung-menghitung.
Geometri bisa digunakan para ahli sipil karena geometri salah satunya adalah membahas tentang bangun dan keruangan.
Aljabar bisa digunakan untuk memecahkan masalah bagaimana memperoleh laba sebanyak mungkin dengan biaya sesedikit mungkin.
Mungkin dengan logika Matematika juga bisa membantu untuk berpikir logis, tapi tentu saja bukan hanya Matematika saja yang bisa membantu dalam berpikir logis.
Itulah beberapa manfaat belajar Matematika jika ditinjau dari sudut pandang “sok dalil”, sehingga tentu saja masih banyak yang ngéyél “Untuk apa anak STM belajar tentang diferensial dan integral?”
Jadi sekali lagi, “Untuk apa susah-susah belajar Matematika?”
Dikutip dari http://deking.wordpress.com/2007/03/06/untuk-apa-belajar-matematika/
Kemarin kita telah membahas mengenai cara membuat menu flash menggunakan Dreamweaver. Bagi pembaca yang mungkin baru pertama kali berkunjung ke blog saya yang tidak seberapa ini, sangat saya sarankan untuk membaca terlebih dahulu tutorial tersebut karena postingan ini merupakan lanjutannya. Silahkan klik di sini untuk membukanya. Sesuai janji saya, pada postingan ini yang merupakan postingan kedua dari pembuatan flash menu, kita akan membahas bagaimana memasukkan flash menu yang telah kita buat memakai Dreamweaver tersebut ke dalam blog pembaca, khususnya blogspot. Sudah dibaca tutorial membuat menu flash menggunakan Dreamweaver bagian pertama tersebut? Jika sudah, kita lanjutkan langkah-langkah memasukkan flash menu tersebut pada blogspot.
Buka kembali file "menu_flash.html" dengan menggunakan program Dreamweaver pada komputer Anda.
Jika Anda masih berada pada layar Design, silahkan berpindah ke layar Code untuk melihat code HTML dari flash menu yang telah kita buat.
Perhatikan gambar di bawah ini. Struktur yang yang dimulai dari tag sampai merupakan stuktur HTML untuk 1 buah tombol menu flash yang telah kita buat (menu Home). Agar lebih jelas, kode untuk 1 buah tombol menu flash tersebut adalah yang diberi pembatas garis warna merah tua pada gambar di bawah (baris 22-26). Selanjutnya, struktur yang serupa yang berada di bawahnya yang dimulai dari tag sampai merupakan kode HTML untuk tombol menu flash yang kedua menu (Tutorial Website). Kode-kode tersebutlah yang nantinya akan kita masukkan ke dalam template blogspot.
Karena kita mendesain tombol menu flash tersebut pada komputer pribadi kita, maka kita perlu memasukkan terlebih dahulu file flash tombol menu yang telah kita buat tersebut ke internet agar bisa digunakan secara online. Pada folder "Menu" yang kita jadikan untuk dokumen Dreamweaver bisa kita lihat 2 buah file flash tombol menu, yaitu home.swf dan tutorial_website.swf. File flash tersebutlah yang harus kita upload ke internet. Anda boleh meng-upload ke server hosting mana saja.
Sekarang perhatikan kode HTML untuk salah satu menu flash di bawah ini.
file:///C|/Users/NESTORIKO/Documents/menu/home.swf" />
file:///C|/Users/NESTORIKO/Documents/menu/home.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" width="147" height="34" >
Kode yang diberi warna merah merupakan lokasi file flash tombol menu (menu Home) tersimpan pada komputer kita. Karena kita ingin menggunakan file flash yang telah kita simpan secara online, gantilah kode merah tersebut dengan URL file flash tombol menu yang telah kita hosting-kan.
Lakukan langkah 5 tersebut untuk menu lainnya, yaitu menu Tutorial Website sehingga kode keseluruhan untuk kedua menu flash tersebut adalah:
http://domainhosting.com/home.swf" />
http://domainhosting.com/home.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" width="147" height="34" >
http://domainhosting.com/tutorial_website.swf" />
http://domainhosting.com/tutorial_website.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" width="147" height="34" >
Ingat, ganti kode yang diberi warna merah dengan URL dari file flash tombol menu yang telah Anda hosting-kan
Sekarang buka blogger.com, kemudian login untuk masuk ke dalam akun blogspot Anda.
Klik link Tata Letak kemudian pilih sub tab menu Edit HTML
Silahkan backup terlebih dahulu template pembaca agar jika terjadi kesalahan bisa mengembalikannya kembali. Untuk melakukannya silahkan klik link Download Template Lengkap pada bagian Backup/Restore Template.
Beri centang pada kotak kecil disamping tulisan Expand Template Widget.
Carilah kode berikut pada template pembaca tersebut:
Copy paste stuktur HTML dari menu flash yang ada pada langkah 6 tepat di bawah kode yang Anda temukan pada langkah 11 di atas.
Klik tombol SIMPAN TEMPLATE
Silahkan klik di sini untuk melihat contoh hasilnya. Jika masih ada langkah yang belum dipahami, silahkan bertanya melalui kolom komentar ya..Saya tunggu loh.. :D
sumber