Our social:

Latest Post

Senin, 29 Agustus 2011

FILM DEATH RACE 2

FILM DEATH RACE 
2

Tanggal Rilis :18 January 2011
Jenis Film :Action | Sci-Fi | Thriller
Diperankan Oleh :Danny Trejo, Sean Bean, Ving Rhames

Ringkasan Cerita FILM DEATH RACE 2 :
Film ini adalah prequel Death Race yang akan mengeksplorasi karir asli “Frankenstein”, pengemudi mobil Carl “Lukas” Lucas (Luke Goss), yang meninggal dalam perlombaan di awal film pertama. Death Race 2 mengeksplorasi kehidupan Lukas dari awal sebagai seorang perampok bank sampai kematiannya pada awal film Death Race.
Download Film Death Race 2
Download Files: Part1Part2 400MB DVDRip | Mediafire
password:downloadfilem.com
Download Subtitle Indonesia

Bagi Pengunjung Baru klik di sini Cara Menggabungkan File Ekstensi .001 dan .002 

sumber
Quantcast

MOVIE SAIZ : 400 MB
MOVIE FORMAT : MKV
NOSUBTITLE

Directed by: Paul W.S. Anderson
Starring:
Jason Statham
Joan Allen
Ian McShane
Tyrese Gibson
Distributed by: Universal Pictures
Genres: Drama Action Adventure Remake
Synopsis: Terminal Island, New York: 2020. Overcrowding in the U.S. penal system has reached a breaking point. Prisons have been turned over to a monolithic Weyland Corporation, which sees jails full of thugs as an opportunity for televised sport. Adrenalized inmates, a global audience hungry for violence and a spectacular, enclosed arena come together to form the ”Death Race”, the world’s biggest, most brutal sporting event. Five-time NASCAR champion Jensen Ames is a man who has become an expert at survival. After eight years of hard time, he has only six weeks before reuniting with his family. But when Weyland demands a driver to headline the big game, Ames is forced to submit. Donning the costume of mythical rider Frankenstein, the racer becomes an instant crowd favorite, an unequaled sporting superstar. His face hidden by a metallic black mask, one convict will be put through a brutal three day challenge, with the trophy being the ultimate prize: freedom. The only catch is that he must survive a gauntlet of the most vicious criminals in this post-industrial wasteland to claim it. Driving a monster car outfitted with machine guns, flamethrowers and grenade launchers, Ames must now kill or be killed to win the most treacherous spectator sport on Earth: ”Death Race”.


MEDIAFIRE PASSWOR

sazwan-mediafire

Minggu, 28 Agustus 2011

Cara Membuat Bootable CD UBCD4Win

UBCD for Windows
Salah satu bootable CD yang sangat bermanfaat adalah UBCD4Win (UBCD/Ultimate Boot CD for Windows), karena dengan bootable CD ini kita gunakan untuk memperbaiki berbagai permasalahan dengan komputer, mulai dari recovery data, sistem operasi sampai membasmi virus. Tetapi mungkin sebagian masih kesulitan bagaimana cara membuat Bootable CD-nya.
UBCD4Win tidak menyediakan download file ISO yang langsung bisa di burning ke CD, tetapi hanya installer-nya dan kita yang membuat sendiri. Hal itu karena file ISO tersebut berisi file-file sistem Windows XP, dan ini akan dianggap melanggar hak cipta Microsoft. Oleh karena itu untuk membuatnya harus dilakukan oleh pemilik CD Windows XP sendiri. Berikut langkah-langkah pembuatan Bootable CD ini

Sebelumnya, download installer terbaru untuk membuat Bootable CD ini dari situs UBCD4Win. Ukurannya cukup besar (sekitar 245 MB), sehingga pastikan download dengan download manager. Setelah selesai download, maka jalankan file tersebut. Disini saya menggunakan UBCD4Win versi 3.20 (UBCD4WinV320.exe). Selanjutnya ikuti langkah-langkah Installasi UBCD4Win berikut :
  1. Jalankan (install) file UBCD4WinV320.exe
  2. Akan tampil window verifikasi hash file (MD5). Jika komputer terkoneksi ke Internet, bisa dipilih Yes, jika tidak klik saja No
  3. Selanjutnya jika verifikasi sukses, proses installasi akan berlangsung, tunggu sampai selesai
  4. Setelah selesai, akan tampil “Integrity Check for UBCD4Win” klik OK
  5. Klik Next di windows “Information”, selanjutnya akan mengecek apakah ada file patch (perbaikan di versi ini), jika ingin (punye koneksi internet) klik saja Yes. Atau bisa saja diabaikan dengan klik No
  6. Maka akan proses installasi UBCD4Win selesai, selanjutnya bisa langsung dijalankan UBCD4WinBuilder, yang selanjutnya akan digunakan untuk membuat file ISO image.
Membuat file ISO Image
File ISO merupakan file yang nantinya bisa langsung di burning ke CD, dan menghasilkan bootable CD. Setelah UBCD4WinBuilder dijalankan maka ikuti langkah berikut
  1. Ketika dijalankan pertama kali akan tampil window Lisensi. Klik saja “I Agree”
  2. selanjutnya akan muncul window “Search for Windows Installation files”. Klik saja No
  3. Di Window UBCD4Win PE builder, isi atau cari path CD/DVD-ROM yang berisi CD Windows XP
  4. Kemudian klik Build atau pilih menu Builder > Build (F7), tunggu proses installasi (mengambil file-file system dari CD Windows XP sampai selesai)
  5. Setelah selesai, pilih menu Builder > Build ISO/CD(F5), tunggu sampai selesai
  6. Akan dihasilkan file UBCD4WinBuilder.iso, yang kemudian bisa di burning ke CD
Mungkin akan ditampilkan beberapa error, ketika sebelumnya saya membuat file ISO dengan UBCD4Win versi 3.13 tampil 3 error, tetapi setelah hasilnya saya burning, bisa saja berjalan. di versi ini muncul 2 error, yang menampilkan pesan bahwa 2 file windows tidak ada. Mungkin hal seperti ini karena perbedaan versi windows. Abaikan saja jika muncul error, asalkan file ISO berhasil dibuat, maka selanjutnya bisa di test di CD.
Bagaimana mem-Burning file ISO
Untuk mem-burning file ISO, maka bisa digunakan fasilitas Burn Image (jika menggunakan aplikasi seperti Nero) atau untuk lebih mudahnya gunakan salah satu software kecil, portable dan gratis berikut :
Ketika burning file ISO, lebih baik menggunakan kecepatan yang paling rendah, misalnya 1X atau 2X untuk lebih menjamin keberhasilan membuat Bootable CD (http://ebsoft.web.id)

Rabu, 10 Agustus 2011

Ubuntu 8.04 LTS Hardy Heron

Hardy Heron dari jajaran Ubuntu dengan dukungan jangka panjang (LTS: Long Term Support) yang dirilis untuk pertama kalinya April 2008, baru saja mendapatkan koreksi untuk keempat kalinya. Versi Ubuntu 8.04.4 LTS ini merupakan perbaikan tahap terkakhir untuk Hardy Heron. Media CD dengan perbaikan yang dirilis termasuk Desktop, Server dan Alternate, baik untuk arsitektur 32 maupun 64 bit.
Guna memenuhi komitmen khusus Ubuntu edisi LTS yaitu menyediakan sokongan jangka panjang selama 3 (desktop) dan 5 (server) tahun, pengguna Hardy Heron akan mendapatkan perbaikan sekuriti seterusnya sampai dengan tahun 2011 untuk desktop dan 2013 untuk Server. Edisi regular pada umumnya menerima perbaikan selama 18 bulan.
Untuk perbaikan keempat ini telah ditanamkan sekitar 77 updates sejak rilis perbaikan tahap ketiga. Dengan demikian maka untuk instalasi baru yang memafaatkan media terkini nantinya diharapkan hanya sedikit saja atau tidak perlu mendapatkan update via internet.
Disamping perbaikan sekuriti, juga terdapat sejumlah koreksi dengan melibas kutu-kutu yang fatal dan fokus menjaga stabilitas dan kompatibitas secara berkesinambungan terhadap semua jajaran Ubuntu 8.04 LTS.

Untuk keterangan lebih rinci termasuk saran  workarounds untuk known issues, disarankan kepada pengguna edisi update nomor 4 ini agar  menyimak catatan di:  http://www.ubuntu.com/getubuntu/releasenotes/804
Rilis LTS berikutnya telah dijadwalkan menjelang akhir April 2010 sebagai Ubuntu 10.04 LTS dengan nama julukan Lucid-Lynx.  
Download Ubuntu 10.04


Minggu, 31 Juli 2011

Pengertian Microsoft Visual Basic

 

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

Sejarah
Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an. Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.
Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer, seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.
Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.).[2] Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple. Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.
Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak memori.
Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya.[Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode VB. Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).

Perkembangan Visual Basic
Visual Basic 1.0 dikenalkan pada tahun 1991. Konsep pemrograman dengan metode drag-and-drop untuk membuat tampilan aplikasi Visual Basic ini diadaptasi dari prototype generator form yang dikembangkan oleh Alan Cooper dan perusahaannya, dengan nama Tripod. Microsoft kemudian mengontrak Cooper dan perusahaannya untuk mengembangkan Tripod menjadi sistem form yang dapat diprogram untuk Windows 3.0, di bawah kode nama Ruby.
Tripod tidak memiliki bahasa pemrograman sama sekali. Ini menyebabkan Microsoft memutuskan untuk mengkombinasikan Ruby dengan bahasa pemrograman Basic untuk membuat Visual Basic.

      Dari Waktu  Kewaktu
  • Proyek Thunder dimulai.
  • Visual Basic 1.0 dirilis untuk Windows pada Comdex/Windows Trade Show di Atlanta, Georgia pada Mei 1991.
  • Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada September 1992. Bahasa pemrogramannya sendiri tidak terlalu kompatibel dengan Visual Basic untuk Windows, karena sesungguhnya itu adalah versi selanjutnya dari kompiler BASIC berbasis DOS yang dikembangkan oleh Microsoft sendiri, yaitu QuickBASIC. Antarmuka dari program ini sendiri menggunakan antarmuka teks, dan memanfaatkan kode-kode ASCII tambahan untuk mensimulasikan tampilan GUI.
  • Visual Basic 2.0 dirilis pada November 1992. Lingkungan pemrogramannya lebih mudah untuk digunakan, dan kecepatannya lebih ditingkatkan.
  • Visual Basic 3.0 dirilis pada musim semi 1993 dan hadir dalam dua versi: Standar dan Professional. VB3 juga menyertakan versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yang dapat membaca dan menulis database Jet/Access 1.x.
  • Visual Basic 4.0 (Agustus 1995) adalah versi pertama yang dapat membuat program 32-bit seperti program 16-bit. VB4 juga memperkenalkan kemampuannya dalam membuat aplikasi non-GUI. Bila versi sebelumnya menggunakan kontrol VBX, sejak VB4 dirilis Visual Basic menggunakan kontrol OLE (dengan ekstensi file *.OCX), yang lebih dikenal kemudian dengan kontrol ActiveX.
  • Dengan versi 5.0 (Februari 1997), Microsoft merilis Visual Basic eksklusif untuk versi 32-bit dari Windows. Para programmer yang lebih memilih membuat kode 16-bit dapat meng-impor program yang ditulis dengan VB4 ke versi VB5, dan program-program VB5 dapat dikonversi dengan mudah ke dalam format VB4.
  • Visual Basic 6.0 (pertengahan 1998) telah diimprovisasi di beberapa bagian, termasuk kemampuan barunya, yaitu membuat aplikasi web. Meskipun kini VB6 sudah tidak didukung lagi, tetapi file runtime-nya masih didukung hingga Windows 7.
Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)
Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung Pemrograman berorientasi objek , namun tidak sepenuhnya, Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module, Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif.

Desain Visual Basic dan Komponen
Visual Basic menjadi populer karena kemudahan desain form secara visual dan adanya kemampuan untuk menggunakan komponen-komponen ActiveX yang dibuat oleh pihak lain. Namun komponen ActiveX memiliki masalahnya tersendiri yang dikenal sebagai DLL hell,Pada Visual Basic .NET, Microsoft mencoba mengatasi masalah DLL hell dengan mengubah cara penggunaan komponen (menjadi independen terhadap registry).
sumber

Avast Business Protection 6.0 Full Version

avast! telah meluncurkan produk terbaru yang disebut Avast Business Protection dan Avast Business Protection Plus. Produk ini target untuk usaha kecil dan menengah, yang dapat digunakan untuk penghapusan virus, mengamankan data, memonitor jaringan, dll.
avast! Business Protection adalah alat yang sangat efisien mana setiap usaha kecil dan menengah dapat digunakan untuk melindungi perusahaan mereka dari virus, malware, pencurian data dan banyak lagi.
Beberapa aspek dan fitur dari avast! Business Protection yang membuatnya begitu inovatif adalah sebagai berikut ini.

Ultimate untuk administrator sistem
avast! Administrasi Konsol tersedia di avast! Business Protection, sistem administrator dapat mengakses komputer manapun terlepas dari lokasi geografisnya. Mereka dapat mengakses komputer dari jarak jauh dengan bantuan dari setiap browser komputer.
Memonitor jaringan secara otomatis
Ini adalah proses otomatis melalui sistem administrator yang dapat mengontrol dan mengelola jaringan perusahaan. avast! Administrasi dapat melindungi jaringan perusahaan Anda setiap waktu. Ini akan menginformasikan ke sistem administrator jika mendeteksi komputer yang tidak sah mencoba untuk masuk ke jaringan.
Privasi Data
Jika Anda melakukan transaksi online di bank dan prihatin tentang privasi password Anda dan rincian pribadi lainnya takut bocor, fitur baru SafeZone dari avast!Business Protection akan melindunginya. Fitur baru tersebut akan memastikan transaksi online aman dan menjaga Anda terhadap malware seperti Keylogger yang dapat mencuri data-data anda.
Jadi jika anda ingin bertransaksi internet banking ataupun sedang online dan agar supaya aman segera gunakan layanan fitur SafeZonedengan menekan tombol “Switch To SaveZone” dan anda akan arahkan ke web browser yang ada secara pribadi.

Bagaimana…tertarik untuk segera menggunakannya, silahkan download license key Avast Business Protection dengan masa aktif sampai dengan 31 Agustus 2012.


  • Free Download Avast Business Protection Trial
  • Free Download Kode Aktivasi Avast Business Protection 6
PERHATIAN!
Untuk cara downloadnya Anda akan diarahkan ke adf.ly kemudian tunggu 5 detik dan cari tombol SKIP AD yang berada di sebelah kanan atas monitor anda.
sumber

Tips Mempercepat dan Menstabilkan Internet Flexi Unlimited 2010

Anda pengguna Flexi Internet Unlimited? Sering mengalami gangguan koneksi? Kesal dengan lambatnya koneksi flexi? Udah download pake IDM tapi cuman dapet rata-rata 2kbps? Udah taruh modem di tempat yang tinggi tapi masih ga stabil juga? (kadang cepat kadang lambat)? Read this.blogger-emoticon.blogspot.com

Sekarang kan flexi udah ngeluarin internet unlimited nya tuh, dimana biayanya 2500 rupiah untuk sehari unlimited, serta 15000 rupiah untuk seminggu unlimited. Dengan cara ketik Reg Harian atau Reg Mingguan kemudian kirim ke 2255. Maka anda akan dikirimi password dan username untuk login dengan Flexi Internet Unlimited.

Nah, akhir-akhir ini di tempat saya koneksi flexi internet unlimited ini sangat lambat. Bahkan kadang-kadang jika download dengan IDM hanya mencapai 500bytes/s ke bawah. Gimana ga kesal tuh download yang cuman 3 mb an sampe setengah jam. Hah,, capee deeh.

Setelah utak atik sana sini, browsing dengan "senter" Google sana sini, akhirnya saya dapat menemukan trik gimana cara supaya koneksi cepat, atau paling nggak stabil gitu. Cara ini merupakan cara untuk meminta request ping ke server secara berulang-ulang sehingga koneksi tidak idle. Pada website/blog lain mungkin disebutkan untuk melakukan request ping ke DNS Server. Tapi saya sudah mencoba berkali-kali trik itu, hal itu tidak berpengaruh untuk koneksi di sini. Akhirnya iseng-iseng saya mencoba untuk melakukan ping request ke tetangganya yaitu WINS Server. Hasilnya sungguh-sungguh sangat menakjubkan. Koneksi menjadi stabil (rata-rata 9-17 kbps download dengan IDM). Saya juga tidak tau penyebab secara teknisnya. Jadi maaf kalo saya tidak bisa menjelaskan secara gaya orang cerdas. blogger-emoticon.blogspot.com

Ya udah deh, kita langsung aja melakukan triknya, siap-siap yaa :
1. Klik Start, Run. Atau tekan Windows (bendera) + R.
2. Ketik CMD, kemudian Enter.
3. Maka jendela Command Prompt akan keluar. Kemudian ketik ipconfig/all.
4. Lihat koneksi internet yang sedang aktif. Temukan Primary WINS Server. (lihat gambar).
5. Jangan tutup dulu CMD yang pertama ini. Kemudian buka lagi CMD (command prompt) yang baru.
6. Ketik : ping -t . Contoh : ping 172.18.8.3 -t. Kemudian tekan enter.
7. Maka akan terlihat 'tulisan' (ga tau istilahnya ini) "Request Time Out". Biarkan saja.
8. Silakan Close CMD yang pertama. Tetapi biarkan CMD yang kedua (yang dengan perintah ping tadi). Atau di minimize saja.
9. Silakan anda browsing. Maka kecepatan browsing anda akan stabil, atau jika anda beruntung maka kecepatan browsing anda menjadi lebih cepat.

Note :
Trik ini berfungsi dengan baik dicoba pada tanggal 18 April 2010 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Letakkan modem anda di tempat yang tinggi yang diperkirakan mempunyai banyak sinyal agar koneksi maksimal.
Dan selamat mencoba.

sumber

Sabtu, 30 Juli 2011

Membuat Task manager sendiri

Task Manager merupakan tool kecil pemantau kinerja Windows. Berbagai aplikasi yang berjalan bisa dilihat dari tool ini. Apabila ada program yang error kita bisa menghentikan program tersebut secara manual lewat task manager dengan menekan tombol end task.Tapi apa jadinya jika pada saat kita coba menjalankan dengan task manager muncul pesan "Task manager has been disable by administrator" pasti repot kan??
Nah kali ini penulis mencoba membuat task manager sendiri,hehehe..bisa untuk mengakali ketika diwarnet lohh...upss...jadi ngajarin yang gak bener neh..sowry2 kita berbuat yang halal aja ya?
Berikut ini bentuk form nya

berikut script kodenya :

Option Explicit

Dim hWndTGT As Long

Private Sub cmdEndTsk_Click()
If hWndTGT = 0 Then Exit Sub

'Kirim pesan close pada handle window yang dipilih
SendMessage hWndTGT, &H112, &HF060, 0
End Sub

Private Sub cmdRefresh_Click()
Dim hWndx As Long
Dim lpStr As String * 255
Dim cnt As Integer
Dim lpClassName As String * 255

'bersihkan isi List1
List1.Clear

'cari nilai Handle Window Desktop
hWndx = FindWindowEx(0, 0, vbNullString, vbNullString)
Do
'dapatkan text dari nilai handle window
GetWindowText hWndx&, lpStr, 255

'dapatkan nama Class dari nilai handle window
GetClassName hWndx&, lpClassName$, 255

If chk1.Value And chk2.Value Then
GoTo IsiData
ElseIf chk1.Value Then
If IsWindowVisible(hWndx) Then
GoTo IsiData
End If
ElseIf chk2.Value Then
If Not IsWindowVisible(hWndx) Then
GoTo IsiData
End If
End If

Ulangi:
'cari nilai handle selanjutnya
hWndx = FindWindowEx(0, hWndx, vbNullString, vbNullString)
DoEvents
Loop While hWndx > 0 'lakukan perulangan hingga tidak ditemukan lagi
'window
Exit Sub
IsiData:
'catat jumlah data yang telah ada pada listBox
cnt = List1.ListCount
'isi ke list berupa nama window dan nama class nya
List1.AddItem Left$(lpStr, lstrlen(lpStr)) + " (" + _
Left$(lpClassName, lstrlen(lpClassName)) + ")"
'isikan nilai hWndx pada itemData
List1.ItemData(cnt) = hWndx
GoTo Ulangi
End Sub

Private Sub cmdToggle_Click()
'Bila window tampak maka
If IsWindowVisible(hWndTGT) Then
'Sembunyikan
ShowWindow hWndTGT, SW_HIDE
Else 'bila tersembunyi maka
'Tampilkan
ShowWindow hWndTGT, SW_SHOW
End If
End Sub

Private Sub Form_Load()

End Sub

Private Sub List1_Click()
'isikan hWndTGT dari nilai handle Window yang dipilih pada ListBox
hWndTGT = List1.ItemData(List1.ListIndex)
End Sub

Untuk modulenya penulis lampirkan bersama file yang bisa didownload disini
sumber

Visualisasi Mengklik Tombol dari Coding

Membuat suatu tombol kelihatan diklik/ditekan melalui coding.
Persiapan:

1. Buat 1 Project baru dengan 1 Form, 1 Module, dan 3
Commandbutton.
2. Ketik coding berikut ke dalam editor form dan module yang
bersangkutan.
Ketika Anda mengklik Command2, Command1 akan kelihatan
ditekan (masuk ke dalam).
Ketika Anda mengklik Command3, Command1 akan kelihatan
normal kembali.

Ketikkan coding berikut ini pada Modul.

Declare Function SendMessage Lib "user32" Alias _
"SendMessageA" (ByVal hwnd As Long, ByVal wMsg As Long, ByVal
wParam As Long, lParam As Any) As Long
Public Const BM_SETSTATE = &HF3
Public Const WM_LBUTTONDOWN = &H201
Public Const WM_LBUTTONUP = &H202

Ketikkan Coding berikut ini pada Form.
Private Sub Command2_Click() 'Command1 kelihatan masuk
‘ke dalam (ditekan)
Call SendMessage(Command1.hwnd, BM_SETSTATE, 1, _ByVal 0&)
End Sub

Private Sub Command3_Click() 'Command1 normal kembali.
Call SendMessage(Command1.hwnd, BM_SETSTATE, 0, _ByVal 0&)
End Sub

Selamat mencoba dan berkreasi dengan ide kamu...
sumber

Shutdown Timer menggunakan VB

Shutdown timer adalah program yang berfungsi untuk menentukan kapan komputer akan dimatikan secara otomatis setelah menentukan dengan sebuh program.Nah kali ini kamu bisa membuat sendiri program shutdown timer dengan kreasi kalian sendiri.
atau kalian bisa mencontoh desain seperti dibawah ini.



komponen yang dibutuhkan adalah :

3 Command Buttons
4 Combo Boxes
1 Form
6 Labels
2 List Boxes
8 Menus
1 Timer
1 Module

jika kamu tidak ingin repot dengan membuat sendiri kamu juga bisa download source codenya yang sudah jadi dan langsung jalan
disini
Berikut source code lengkapnya


Option Explicit
Private Sub btnExit_Click()
frmCancelUnload = False
Unload Me
End Sub

Private Sub btnTurnOFF_Click()
btnTurnON.Enabled = True
btnTurnOFF.Enabled = False

mnuPopupTurnON.Enabled = True
mnuPopupTurnOFF.Enabled = False

cboHour.Enabled = True
cboMinute.Enabled = True
cboSecond.Enabled = True
cboAMPM.Enabled = True
lstOptions.Enabled = True
lstExtra.Enabled = True

Me.Caption = "Shutdown Timer - OFF"

tmrShutdown.Enabled = False
End Sub

Private Sub btnTurnON_Click()
btnTurnON.Enabled = False
btnTurnOFF.Enabled = True

mnuPopupTurnON.Enabled = False
mnuPopupTurnOFF.Enabled = True

cboHour.Enabled = False
cboMinute.Enabled = False
cboSecond.Enabled = False
cboAMPM.Enabled = False
lstOptions.Enabled = False
lstExtra.Enabled = False

Me.Caption = "Shutdown Timer - ON"

strShutdown = cboHour.Text & ":" & cboMinute.Text & ":" & cboSecond.Text & " " & cboAMPM.Text
tmrShutdown.Enabled = True
End Sub

Private Sub cboAMPM_Click()
strShutdown = cboHour.Text & ":" & cboMinute.Text & ":" & cboSecond.Text & " " & cboAMPM.Text
End Sub

Private Sub cboHour_Click()
strShutdown = cboHour.Text & ":" & cboMinute.Text & ":" & cboSecond.Text & " " & cboAMPM.Text
End Sub

Private Sub cboMinute_Click()
strShutdown = cboHour.Text & ":" & cboMinute.Text & ":" & cboSecond.Text & " " & cboAMPM.Text
End Sub

Private Sub cboSecond_Click()
strShutdown = cboHour.Text & ":" & cboMinute.Text & ":" & cboSecond.Text & " " & cboAMPM.Text
End Sub

Private Sub Form_Load()
Dim intCnt As Integer

Dim strOptSel As String
Dim strExtSel As String

Dim strHour As String
Dim strMinute As String
Dim strSecond As String
Dim strAMPM As String

For intCnt = 1 To 12
DoEvents
cboHour.AddItem intCnt
Next intCnt

For intCnt = 0 To 59
DoEvents
cboMinute.AddItem intCnt
Next intCnt

For intCnt = 0 To 59
DoEvents
cboSecond.AddItem intCnt
Next intCnt

With lstOptions
.AddItem "Shutdown OS"
.AddItem "Turn off Computer"
.AddItem "Restart"
.AddItem "Log off"
End With

cboAMPM.AddItem "AM"
cboAMPM.AddItem "PM"

lstExtra.AddItem "Use Force"
lstExtra.AddItem "Force only if Freezes"

strIniPath = App.Path & "\" & App.Title & ".ini"

strOptSel = String(255, vbNullChar)
strExtSel = String(255, vbNullChar)

Call GetPrivateProfileString("Options", "Selected", 1, strOptSel, 255, strIniPath)
Call GetPrivateProfileString("Extra", "Selected", 1, strExtSel, 255, strIniPath)

lstOptions.Selected(Int(strOptSel)) = True
lstExtra.Selected(Int(strExtSel)) = True

strHour = String(255, vbNullChar)
strMinute = String(255, vbNullChar)
strSecond = String(255, vbNullChar)
strAMPM = String(255, vbNullChar)

Call GetPrivateProfileString("Shutdown", "Hour", 3, strHour, 255, strIniPath)
Call GetPrivateProfileString("Shutdown", "Minute", 15, strMinute, 255, strIniPath)
Call GetPrivateProfileString("Shutdown", "Second", 45, strSecond, 255, strIniPath)
Call GetPrivateProfileString("Shutdown", "AMPM", "AM", strAMPM, 255, strIniPath)

cboHour.Text = strHour
cboMinute.Text = strMinute
cboSecond.Text = strSecond
cboAMPM.Text = strAMPM

strShutdown = cboHour.Text & ":" & cboMinute.Text & ":" & cboSecond.Text & " " & cboAMPM.Text

If IsWinNT = False Then lstExtra.Enabled = False
End Sub

Private Sub Form_MouseMove(Button As Integer, Shift As Integer, x As Single, y As Single)
Dim xTray As Single

xTray = x / Screen.TwipsPerPixelX

Select Case xTray
Case WM_RBUTTONDOWN
Call SetForegroundWindow(Me.hwnd)
Call PopupMenu(mnuPopup)
Case WM_LBUTTONDBLCLK
Call SetForegroundWindow(Me.hwnd)
Me.Show
End Select
End Sub

Private Sub Form_QueryUnload(Cancel As Integer, UnloadMode As Integer)
Cancel = frmCancelUnload
If frmCancelUnload = True Then
Me.WindowState = vbMinimized
Me.Hide
Me.WindowState = vbNormal
End If
End Sub

Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer)
Call Shell_NotifyIcon(NIM_DELETE, nid_Tray)
Call SavePos(Me, strIniPath)

Call WriteINI("Options", "Selected", lstOptions.ListIndex, strIniPath)
Call WriteINI("Extra", "Selected", lstExtra.ListIndex, strIniPath)

Call WriteINI("Shutdown", "Hour", cboHour.Text, strIniPath)
Call WriteINI("Shutdown", "Minute", cboMinute.Text, strIniPath)
Call WriteINI("Shutdown", "Second", cboSecond.Text, strIniPath)
Call WriteINI("Shutdown", "AMPM", cboAMPM.Text, strIniPath)
End Sub

Private Sub lstExtra_Click()
lstExtra.Selected(lstExtra.ListIndex) = True
End Sub

Private Sub lstExtra_ItemCheck(Item As Integer)
Dim iLst As Integer

For iLst = 0 To (lstExtra.ListCount - 1)
If iLst <> Item Then lstExtra.Selected(iLst) = False
Next iLst
End Sub

Private Sub lstOptions_Click()
lstOptions.Selected(lstOptions.ListIndex) = True
End Sub

Private Sub lstOptions_ItemCheck(Item As Integer)
Dim iLst As Integer
For iLst = 0 To (lstOptions.ListCount - 1)
DoEvents
If iLst <> Item Then lstOptions.Selected(iLst) = False
Next iLst
End Sub

Private Sub mnuPopup_Click()
Select Case Me.Visible
Case True
mnuPopupHide.Enabled = True
mnuPopupShow.Enabled = False
Case False
mnuPopupHide.Enabled = False
mnuPopupShow.Enabled = True
End Select
End Sub

Private Sub mnuPopupExit_Click()
Call btnExit_Click
End Sub

Private Sub mnuPopupHide_Click()
Me.Hide
End Sub

Private Sub mnuPopupShow_Click()
Me.Show
End Sub

Private Sub mnuPopupTurnOFF_Click()
Call btnTurnOFF_Click
End Sub

Private Sub mnuPopupTurnON_Click()
Call btnTurnON_Click
End Sub

Private Sub tmrShutdown_Timer()
Dim lngFlags As Long

If FormatDateTime(strShutdown, vbLongTime) = FormatDateTime(Time, vbLongTime) Then
Select Case lstOptions.ListIndex
Case 0 'Shutdown OS
lngFlags = EWX_SHUTDOWN
Case 1 'Turn off System
lngFlags = EWX_POWEROFF
Case 2 'Restart
lngFlags = EWX_REBOOT
Case 3 'Logoff
lngFlags = EWX_LOGOFF
End Select

Select Case lstExtra.ListIndex
Case 0 'Use force
lngFlags = lngFlags Or EWX_FORCE
Case 1 'Force only if freezes
lngFlags = lngFlags Or EWX_FORCEIFHUNG
End Select

If IsWinNT = True Then Call EnableNTShutdown
Call ExitWindowsEx(lngFlags, 0)

Call btnTurnOFF_Click
End If
End Sub

Source Code untuk module nya
Public Const ANYSIZE_ARRAY As Long = 1

Public Const EWX_FORCE As Long = 4
Public Const EWX_FORCEIFHUNG As Long = &H10
Public Const EWX_LOGOFF As Long = 0
Public Const EWX_POWEROFF As Long = &H8
Public Const EWX_REBOOT As Long = 2
Public Const EWX_SHUTDOWN As Long = 1

Public Const MAX_COMPUTERNAME As Long = 15

Public Const SE_PRIVILEGE_ENABLED As Long = &H2

Public Const TOKEN_ADJUST_DEFAULT As Long = &H80
Public Const TOKEN_ADJUST_GROUPS As Long = &H40
Public Const TOKEN_ADJUST_PRIVILEGES As Long = &H20
Public Const TOKEN_ADJUST_SESSIONID As Long = &H100
Public Const TOKEN_QUERY As Long = &H8

Public Const VER_PLATFORM_WIN32_NT As Long = 2

Public Const NIF_ICON = &H2
Public Const NIF_MESSAGE = &H1
Public Const NIF_TIP = &H4

Public Const NIM_ADD = &H0
Public Const NIM_DELETE = &H2
Public Const NIM_MODIFY = &H1

Public Const WM_LBUTTONDBLCLK As Long = &H203
Public Const WM_MOUSEMOVE As Long = &H200
Public Const WM_RBUTTONDOWN As Long = &H204

Public Const HWND_TOPMOST As Long = -1

Public Const SWP_NOMOVE As Long = &H2
Public Const SWP_NOSIZE As Long = &H1

Public Type LARGE_INTEGER
LowPart As Long
HighPart As Long
End Type

Public Type LUID
LowPart As Long
HighPart As Long
End Type

Public Type LUID_AND_ATTRIBUTES
pLuid As LUID
Attributes As Long
End Type

Public Type OSVERSIONINFO
dwOSVersionInfoSize As Long
dwMajorVersion As Long
dwMinorVersion As Long
dwBuildNumber As Long
dwPlatformId As Long
szCSDVersion As String * 128
End Type

Public Type TOKEN_PRIVILEGES
PrivilegeCount As Long
Privileges(ANYSIZE_ARRAY) As LUID_AND_ATTRIBUTES
End Type

Public Type NOTIFYICONDATA
cbSize As Long
hwnd As Long
uID As Long
uFlags As Long
uCallbackMessage As Long
hIcon As Long
szTip As String * 64
End Type

'ADVAPI32
Public Declare Function LookupPrivilegeValue Lib "advapi32.dll" Alias "LookupPrivilegeValueA" ( _
ByVal lpSystemName As String, _
ByVal lpName As String, _
ByRef lpLuid As LUID) As Long 'change lpLuid from LARGE_INTEGER to LUID
Public Declare Function AdjustTokenPrivileges Lib "advapi32.dll" ( _
ByVal TokenHandle As Long, _
ByVal DisableAllPrivileges As Long, _
ByRef NewState As TOKEN_PRIVILEGES, _
ByVal BufferLength As Long, _
ByRef PreviousState As TOKEN_PRIVILEGES, _
ByRef ReturnLength As Long) As Long
Public Declare Function OpenProcessToken Lib "advapi32.dll" ( _
ByVal ProcessHandle As Long, _
ByVal DesiredAccess As Long, _
ByRef TokenHandle As Long) As Long

'COMCTL32
Public Declare Sub InitCommonControls Lib "comctl32.dll" ()

'KERNEL32
Public Declare Function GetVersionEx Lib "kernel32.dll" Alias "GetVersionExA" ( _
ByRef lpVersionInformation As OSVERSIONINFO) As Long
Public Declare Function GetComputerName Lib "kernel32.dll" Alias "GetComputerNameA" ( _
ByVal lpBuffer As String, _
ByRef nSize As Long) As Long
Public Declare Function GetCurrentProcess Lib "kernel32.dll" () As Long

'USER32
Public Declare Function ExitWindowsEx Lib "user32.dll" ( _
ByVal uFlags As Long, _
ByVal dwReserved As Long) As Long

Public Declare Function GetPrivateProfileString Lib "kernel32.dll" Alias "GetPrivateProfileStringA" ( _
ByVal lpApplicationName As String, _
ByVal lpKeyName As String, _
ByVal lpDefault As String, _
ByVal lpReturnedString As String, _
ByVal nSize As Long, _
ByVal lpFileName As String) As Long

Public Declare Function SetWindowPos Lib "user32.dll" ( _
ByVal hwnd As Long, _
ByVal hWndInsertAfter As Long, _
ByVal x As Long, _
ByVal y As Long, _
ByVal cx As Long, _
ByVal cy As Long, _
ByVal wFlags As Long) As Long

Public Declare Function WritePrivateProfileString Lib "kernel32.dll" Alias "WritePrivateProfileStringA" ( _
ByVal lpApplicationName As String, _
ByVal lpKeyName As Any, _
ByVal lpString As Any, _
ByVal lpFileName As String) As Long

Public Declare Function Shell_NotifyIcon Lib "shell32.dll" Alias "Shell_NotifyIconA" (ByVal dwMessage As Long, lpData As NOTIFYICONDATA) As Long
Public Declare Function SetForegroundWindow Lib "user32" (ByVal hwnd As Long) As Long

Public OSVerInfo As OSVERSIONINFO
Public nid_Tray As NOTIFYICONDATA
Public frmCancelUnload As Boolean
Public strIniPath As String
Public strShutdown As String

Public Sub Main()
Dim strBuffLeft As String
Dim strBuffTop As String

Dim lngFlags As Long
Dim blnTrig As Boolean

If App.PrevInstance = True Then End
Call InitCommonControls

If Command <> "" Then
If InStr(1, Command, "shutdown") <> 0 Then
lngFlags = EWX_SHUTDOWN
blnTrig = True
ElseIf InStr(1, Command, "poweroff") <> 0 Then
lngFlags = EWX_POWEROFF
blnTrig = True
ElseIf InStr(1, Command, "reboot") <> 0 Then
lngFlags = EWX_REBOOT
blnTrig = True
ElseIf InStr(1, Command, "logoff") <> 0 Then
lngFlags = EWX_LOGOFF
blnTrig = True
End If

If InStr(1, Command, "force") <> 0 Then
lngFlags = lngFlags Or EWX_FORCE
ElseIf InStr(1, Command, "forceifhung") <> 0 Then
lngFlags = lngFlags Or EWX_FORCEIFHUNG
End If

If blnTrig = True Then
If IsWinNT = True Then Call EnableNTShutdown
Call ExitWindowsEx(lngFlags, 0)
End
End If
End If

Load frmMain

With nid_Tray
.cbSize = Len(nid_Tray)
.hIcon = frmMain.Icon
.hwnd = frmMain.hwnd
.szTip = frmMain.Caption & vbNullChar
.uCallbackMessage = WM_MOUSEMOVE
.uFlags = NIF_ICON Or NIF_MESSAGE Or NIF_TIP
.uID = vbNull
End With

Call Shell_NotifyIcon(NIM_ADD, nid_Tray)

frmCancelUnload = True 'cancel unload by default

strBuffLeft = String(255, vbNullChar)
strBuffTop = String(255, vbNullChar)

strIniPath = App.Path & "\" & App.Title & ".ini"

Call GetPrivateProfileString("Position", "Left", 0, strBuffLeft, 255, strIniPath)
Call GetPrivateProfileString("Position", "Top", 0, strBuffTop, 255, strIniPath)

frmMain.Left = strBuffLeft
frmMain.Top = strBuffTop

Call SetWindowPos(frmMain.hwnd, HWND_TOPMOST, 0, 0, 0, 0, SWP_NOMOVE Or SWP_NOSIZE)

frmMain.Show
End Sub

Public Sub WriteINI(strSection As String, strKey As String, strValue As String, strPath As String)
Call WritePrivateProfileString(strSection, strKey, strValue, strPath)
End Sub

Public Sub SavePos(frmSave As Form, strPath As String)
If frmSave.WindowState = vbNormal Then
Call WriteINI("Position", "Left", frmSave.Left, strPath)
Call WriteINI("Position", "Top", frmSave.Top, strPath)
End If
End Sub

Public Function IsWinNT() As Boolean
OSVerInfo.dwOSVersionInfoSize = Len(OSVerInfo)
Call GetVersionEx(OSVerInfo)
If OSVerInfo.dwPlatformId = VER_PLATFORM_WIN32_NT Then IsWinNT = True
End Function

Public Sub EnableNTShutdown()
Dim TknPriv_Old As TOKEN_PRIVILEGES
Dim TknPriv_New As TOKEN_PRIVILEGES
Dim LUID_NTShutdown As LUID
Dim CurProc As Long
Dim TknHnd As Long

CurProc = GetCurrentProcess
Call OpenProcessToken(CurProc, TOKEN_ADJUST_PRIVILEGES + TOKEN_QUERY, TknHnd)
Call LookupPrivilegeValue(CompName, "SeShutdownPrivilege", LUID_NTShutdown)

TknPriv_Old.PrivilegeCount = 1
TknPriv_Old.Privileges(0).Attributes = SE_PRIVILEGE_ENABLED
TknPriv_Old.Privileges(0).pLuid = LUID_NTShutdown

Call AdjustTokenPrivileges(TknHnd, False, TknPriv_Old, 4 + (12 * TknPriv_Old.PrivilegeCount), TknPriv_New, 4 + (12 * TknPriv_New.PrivilegeCount))
End Sub

Public Function CompName() As String
Dim lngInStr As Long

CompName = String(MAX_COMPUTERNAME, vbNullChar)
Call GetComputerName(CompName, MAX_COMPUTERNAME + 1)

lngInStr = InStr(1, CompName, vbNullChar) 'error protection

If lngInStr <> 0 Then CompName = Mid(CompName, 1, lngInStr - 1)
End Function
sumber